JAKARTA – Genangan banjir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Senin (12/1/2026) masih belum sepenuhnya surut. Hingga Selasa (13/1/2026) pukul 12.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 RT di dua wilayah administrasi masih terendam air.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyampaikan bahwa curah hujan tinggi menjadi pemicu utama terjadinya genangan.
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta. BPBD mencatat saat ini terdapat 11 RT,” ujar Yohan, Selasa (13/1/2026).
Rincian wilayah terdampak menunjukkan konsentrasi genangan berada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, sebanyak 5 RT masih terendam dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
Sementara itu, di Jakarta Utara, genangan terjadi di 6 RT dengan rincian sebagai berikut:
- Kelurahan Kalibaru: 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter
- Kelurahan Warakas: 5 RT, ketinggian air 35 sentimeter
“Penyebab utama genangan adalah curah hujan tinggi,” tambah Yohan.
Banjir juga memaksa ribuan warga mengungsi ke berbagai titik pengungsian sementara yang disediakan oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Data BPBD mencatat jumlah pengungsi tersebar di sejumlah kelurahan terdampak.
Jakarta Barat
Kelurahan Tegal Alur
- RPTRA Alur Anggrek: 55 KK / 200 jiwa
- Mushola Al Mukhlisin: 8 KK / 23 jiwa
- Rusun Lokbin: 31 KK / 136 jiwa
- Mushola At-Taubah RW 13: 27 KK / 82 jiwa
- Majelis Dorotul Abidin RT 09/02: 28 KK / 75 jiwaTotal: 149 KK / 516 jiwa
Kelurahan Rawa Buaya
- Kantor Sekretariat RW 01: 1 KK / 4 jiwa
- Balai Warga RW 02: 5 KK / 22 jiwaTotal: 6 KK / 26 jiwa
Kelurahan Cengkareng Barat
- Mushola Al Hidayah RT 007/10: 9 KK / 34 jiwa
Jakarta Utara
- Kelurahan Kalibaru
- Gedung Pelayanan Masyarakat RW 13: 50 KK / 68 jiwa
Kelurahan Semper Barat
- Rusun Embrio: 202 KK / 530 jiwa
Kelurahan Sukapura
- Bengkel Mobil Gading Griya Lestari: 12 KK / 49 jiwa
Kelurahan Warakas
- Mushola Baiturrahim: 15 KK / 30 jiwa
- Masjid Miftahulsalam: 60 KK / 120 jiwa
- Mushola Al Wasilatul Iman: 6 KK / 25 jiwaTotal: 81 KK / 175 jiwa
BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi banjir bersama instansi terkait, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Penanggulangan Kebakaran. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan serta banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta yang diperkirakan berlangsung hingga 20 Januari 2026.
Warga diminta segera melaporkan genangan baru melalui aplikasi JAKI atau menghubungi call center BPBD. Keselamatan diutamakan dan masyarakat diimbau menghindari wilayah rawan banjir.



