JAKARTA – Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Cremonese di Stadion Giovanni Zini, Lombardy, Minggu (1/2/2026). Gol Lautaro Martinez (16′) dan Piotr Zieenski (31′) memastikan tiga poin bagi Nerazzuri. Namun, laga tersebut diwarnai insiden berbahaya ketika flare yang dilempar oknum suporter mengenai kiper Timnas Indonesai, Emil Audero Mulyadi.
Insiden terjadi pada awal babak kedua. Emil terjatuh setelah terkena flare, membuat wasit menghentikan pertandingan sejenak. Beruntung, ia tidak mengalami luka serius meski sempat merasakan sakit di telinga dan lutut. “Saya baik-baik saja, meskipun merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut,” kata Emil usai laga.
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras tindakan tersebut. “Saya mengecam keras apa yang terjadi hari ini, itu adalah tindakan konyol. Dan sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga,” ujarnya. Ia menambahkan, pihak berwenang akan segera meminta pertanggungjawaban pelaku.
Marotta juga memuji profesionalisme Emil yang tetap menjaga gawang hingga akhir pertandingan. “Saya ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir,” katanya.
Kemenangan ini memperkokoh posisi Inter di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan. Cremonese tertahan di peringkat ke-15 dengan 23 poin dari 23 laga.