Jack Doohan resmi menandatangani kontrak dengan Haas F1 Team sebagai pembalap cadangan untuk musim Formula 1 2026, demikian diumumkan tim asal Amerika Serikat tersebut pada Selasa waktu setempat.
Kepindahan ini terjadi kurang dari sebulan setelah pembalap Australia berusia 23 tahun itu berpisah dengan Alpine, tim yang sempat menjadi panggung awal karier Formula 1-nya—sekaligus saksi dari perjalanan yang berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Di Haas, Doohan akan bergabung dengan Ryo Hirakawa sebagai pembalap cadangan, memberikan dukungan bagi dua pembalap utama Esteban Ocon dan Oliver Bearman, tepat saat Formula 1 bersiap memasuki era regulasi baru pada 2026.
Memulai Babak Baru Usai Kemunduran di Alpine
Putra dari legenda MotoGP lima kali juara dunia Mick Doohan ini mencatat sejarah sebagai lulusan pertama Alpine Academy yang meraih kursi balap Formula 1, saat melakoni debutnya di Grand Prix Abu Dhabi 2024. Namun, musim rookie Doohan pada 2025 berjalan singkat dan penuh tekanan.
Setelah gagal meraih poin dalam enam balapan pembuka, Alpine memutuskan menggantikannya dengan Franco Colapinto usai Grand Prix Miami. Keputusan itu menuai tanda tanya, mengingat Colapinto juga tidak mampu mencetak satu pun poin dalam 18 balapan tersisa musim tersebut.
Doohan sempat bertahan di Alpine dalam peran cadangan dengan keterlibatan terbatas, sebelum kedua pihak resmi berpisah pada pertengahan Januari 2026.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan TGR Haas F1 Team,” ujar Doohan. “Ini adalah tempat yang ideal untuk melanjutkan karier Formula 1 saya. Terima kasih kepada tim atas kesempatan untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan besar di 2026 bersama-sama.”
Jalur Terbuka Menuju Kursi Balap
Kepindahan ke Haas dipandang oleh The Race sebagai jalur paling realistis bagi Doohan untuk kembali ke grid F1, meskipun kursi balap belum terjamin.
Oliver Bearman masih terikat dengan Ferrari, sementara kontrak multi-tahun Esteban Ocon tidak menjamin keberlanjutan posisinya setelah 2026—membuka potensi peluang pada musim 2027.
Kemitraan Haas dengan Toyota Gazoo Racing juga memberikan keuntungan strategis. Program pengujian privat intensif menggunakan mobil musim sebelumnya akan memberi Doohan waktu lintasan yang krusial untuk menjaga ketajaman dan kesiapan balapnya.
Situasi ini menjadi semakin penting setelah rencana Doohan untuk tampil di Super Formula Jepang kandas akibat perbedaan pandangan teknis dengan Kondo Racing, membuatnya nyaris tanpa program balap penuh untuk 2026 sebelum kesepakatan dengan Haas terwujud.
Kepala tim Haas, Ayao Komatsu, menyambut positif kedatangan Doohan. “Tetap tajam dan siap balapan sambil memahami dinamika tim adalah tantangan besar bagi setiap pembalap, terlebih bagi mereka yang masih sangat lapar untuk kembali berlomba di level tertinggi,” ujarnya.
Musim Formula 1 2026 akan dibuka dengan Grand Prix Australia di Melbourne pada 6–8 Maret, didahului tes pramusim di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari.
