JAKARTA- Yamahan memutuskan menghentikan seluruh aktivitas di lintasan pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, menyusul kerusakan mesin yang dialami Fabio Quartararo pada Selasa (3/2/2026).
Pembalap asal Prancis itu sempat terjatuh di Tikungan 5 pada hari pertama sesi latihan bersama, hingga mengalami patah tulang jari tengah tangan kanan. Meski mengalami pembengkakan dan pendarahan, Quartararo kembali ke lintasan pada sore hari, namun motornya kembali bermasalah dan berhenti di Tikungan 2. Mesin V4 yang menjadi fokus pengembangan Yamaha sejak tahun lalu kini menjadi sorotan utama.
Beberapa jam setelah insiden, Quartararo memutuskan kembali ke Spanyol untuk menjalani pemeriksaan di Barcelona. Dokter akan menentukan rencana pemulihan agar ia bisa tampil pada tes berikutnya di Buriram, kurang dari dua pekan mendatang.
Sementara itu, tim teknisi Yamaha masih menyelidiki penyebab kerusakan tanpa hasil yang jelas. Kondisi ini membuat seluruh motor Yamaha tidak turun ke lintasan pada Rabu pagi, sementara pabrik di Jepang dan tim balap di lapangan berupaya mencari jawaban.
“Kami masih berusaha memahami apa yang menyebabkan masalah yang menimpa Fabio kemarin sore. Ini masalah keamanan. Jika kami berhasil memahami penyebabnya, kami akan kembali berlatih, baik hari ini maupun besok. Kami menunggu lampu hijau,” ujar manajer tim Yamaha, Massimo Meregalli, dilansir dari Motorsport, Kamis (5/2/2026).
Meregalli menegaskan bahwa masalah mesin tidak berkaitan dengan kecelakaan Quartararo. Ia juga menekankan bahwa program pengembangan sudah berjalan 80 persen sesuai rencana, dengan fokus penyetelan motor dalam dua hari terakhir tes. Namun, Toprak Razgatlioglu menjadi satu-satunya pembalap yang belum sempat mencoba agenda latihan yang disiapkan tim.
