QINGDAO, CHINA – Tim putri Korea Selatan menorehkan tonggak bersejarah setelah memastikan gelar juara Badminton Asia Team Championship 2026 (BATC 2026) dengan kemenangan telak atas tuan rumah China di partai final.
Final Badminton Asia Team Championship 2026 yang digelar di Qingdao, China, Minggu (8/2/2026), menjadi panggung kejutan besar dari skuad Korea Selatan.
Menghadapi China yang berstatus unggulan dan didukung publik sendiri, Korea Selatan justru tampil dominan dan menyapu bersih laga dengan skor akhir 3-0.
Kemenangan Korea diawali dari sektor tunggal pertama lewat performa impresif An Se Young saat menundukkan Han Qian Xi tanpa kesulitan berarti.
An Se Young menyelesaikan laga hanya dalam 39 menit dengan skor meyakinkan 21-7 dan 21-14.
Keunggulan Korea semakin menjauh setelah pasangan ganda Baek Ha Na/Kim Hye Jeong sukses mengamankan poin kedua.
Baek/Kim mampu mengatasi tekanan dari ganda China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dalam duel dua gim langsung yang berlangsung selama 1 jam 10 menit.
Pasangan Korea tersebut menang dengan skor ketat 24-22 di gim pertama sebelum menutup gim kedua dengan skor telak 21-8.
Laga ketiga yang menjadi penentuan berlangsung lebih dramatis ketika Kim Ga Eun harus menghadapi perlawanan sengit dari Xu Wen Jing.
Kim Ga Eun sempat kehilangan gim pertama dengan skor 19-21 sebelum bangkit dan membalikkan keadaan secara meyakinkan.
Dua gim berikutnya berhasil diamankan Kim Ga Eun dengan skor 21-10 dan 21-17 sekaligus memastikan kemenangan mutlak Korea Selatan.
Dengan hasil tersebut, dua partai sisa di final Badminton Asia Team Championship 2026 tidak perlu dipertandingkan.
Prestasi ini sekaligus mengantarkan tim putri Korea Selatan meraih medali emas pertamanya sepanjang sejarah keikutsertaan di Kejuaraan Badminton Beregu Asia.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, Korea Selatan sebelumnya hanya mampu membawa pulang medali perak pada edisi 2020 dan 2022.
Dominasi emas dalam ajang ini sebelumnya dibagi oleh Jepang pada 2018 dan 2020, China pada 2016, Indonesia pada 2022, serta India pada 2024.
Kemenangan atas China di kandangnya sendiri menegaskan kebangkitan Korea Selatan sebagai kekuatan baru di peta bulu tangkis beregu putri Asia.
Sementara itu pada edisi BATC 2026 ini, tim putri Indonesia bersama China Taipei harus puas dengan medali perunggu.***