JAKARTA — Menjalani program diet sering kali terasa sulit dan menantang, terutama ketika banyak minuman manis dan berkalori tinggi di sekitar yang menggoda. Tanpa disadari, beberapa jenis minuman yang sering dikonsumsi sehari-hari justru bisa menghambat proses penurunan berat badan. Memahami kandungan kalori dan gula dalam minuman sehari-hari menjadi salah satu kunci dalam menjalankan diet.
Berikut lima minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari sepenuhnya selama menjalani diet, dilansir dari Okezone dan sumber lainnya:
1. Soda
Soda menjadi salah satu minuman terlarang ketika diet karena kandungan kalorinya yang sangat tinggi. Satu kaleng soda biasa mengandung sekitar 140 kalori yang sebagian besar berasal dari gula tambahan. Kalori ini termasuk kalori kosong yang tidak memberikan nutrisi berarti bagi tubuh.
Selain itu, soda sering menyebabkan kembung dan meningkatkan risiko resistensi insulin sehingga proses pembakaran lemak menjadi terhambat. Mengganti soda dengan air putih atau infused water bisa menjadi pilihan yang jauh lebih sehat.
2. Minuman Berenergi
Minuman berenergi kerap dipilih untuk meningkatkan stamina, tetapi justru menjadi musuh besar bagi pelaku diet. Satu kemasan minuman ini bisa mengandung kalori tinggi dan kandungan gula setara 10 hingga 14 sendok teh gula. Efek jangka panjangnya adalah penambahan berat badan karena tubuh menyimpan kelebihan gula sebagai lemak.
3. Alkohol
Alkohol sering dianggap sepele, padahal termasuk minuman terlarang ketika diet yang sangat berbahaya. Satu kaleng alkohol saja bisa mengandung hingga 150 kalori, belum termasuk campurannya yang biasanya manis. Alkohol tidak hanya menambah kalori, tetapi juga mengganggu proses pencernaan dan kualitas tidur.
Saat tidur terganggu, hormon pengatur nafsu makan menjadi tidak seimbang sehingga keinginan untuk makan berlebih pada keesokan harinya meningkat. Membatasi atau menghindari alkohol akan membantu tubuh lebih fokus membakar lemak.
4. Minuman Kemasan Manis
Minuman kemasan sering menjadi pilihan saat haus, tetapi kandungan gulanya ternyata sangat tinggi. Dalam 230 ml teh kemasan saja, terdapat sekitar 110 kalori yang mayoritas berasal dari gula tambahan.
Minuman ini memberikan rasa manis yang memuaskan sesaat, tetapi tidak memberikan rasa kenyang lama. Akibatnya, tubuh tetap mencari asupan kalori tambahan dari makanan. Pilihan yang lebih baik adalah menyeduh teh sendiri tanpa gula atau memilih varian zero sugar jika memang harus praktis.
5. Kopi Manis
Kopi memang bisa menjadi teman diet jika diminum pahit, tetapi kopi manis justru masuk dalam daftar minuman terlarang ketika diet. Tambahan susu kental manis, sirup, atau krim membuat secangkir kopi manis mengandung gula yang sangat tinggi.
Gula tambahan ini dengan cepat menambah kalori harian tanpa disadari. Jika ingin tetap menikmati kopi, pilihlah kopi hitam tanpa gula atau gunakan pemanis rendah kalori sebagai alternatif.
Menghindari kelima minuman ini bukan berarti harus menjalani diet yang ketat dan membosankan. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi tubuh tanpa menambah kalori. Selain itu, infused water dengan potongan buah segar atau teh herbal tanpa gula dapat memberikan variasi rasa yang menyegarkan.





