Nama Indonesia harum di kancah balap motor dunia. Pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, sukses mengguncang Sirkuit Buriram dalam seri Moto3 Thailand 2026, Minggu (1/3). Tidak sekadar berpartisipasi, pembalap berusia 17 tahun ini langsung mencuri perhatian dunia dengan finis di posisi kelima pada balapan debutnya.
Penampilan impresif Veda sudah terlihat sejak sesi kualifikasi di mana ia mengamankan posisi start kelima. Konsistensi luar biasa ditunjukkan sang “Wonderkid” asal Gunung Kidul ini hingga bendera kotak-kotak dikibarkan, mengantarkannya meraih 11 poin perdana yang sangat berharga.
“Ditandai” Tim Pabrikan Elite Honda
Kehebatan Veda tidak luput dari radar raksasa otomotif, Honda HRC Castrol. Melalui unggahan resminya, tim pabrikan MotoGP tersebut memberikan pujian setinggi langit dan seolah memberikan sinyal bahwa Veda adalah aset masa depan yang patut diperhitungkan.
“Debut yang bagus dari Veda. Salah satu yang patut diperhatikan,” tulis HRC dalam unggahan media sosial mereka. Tak hanya itu, HRC juga memberikan apresiasi khusus atas kerja keras Honda Team Asia yang berhasil memoles bakat Veda hingga mampu bersaing di barisan depan sejak balapan pertama.
Satu Balapan, Langsung Pecahkan Rekor Nasional
Pencapaian Veda di Thailand bukan sekadar hasil balap biasa, melainkan sebuah tinta emas sejarah. Dengan torehan 11 poin dalam satu balapan, Veda resmi memecahkan rekor poin tertinggi pembalap Indonesia di ajang Grand Prix dalam satu musim.
Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Mario Suryo Aji yang mengumpulkan total 8 poin sepanjang musim Moto2 2025. Hebatnya, Veda tidak membutuhkan waktu satu musim; ia melampaui angka tersebut hanya dalam satu kali balapan.
Performa fenomenal ini membuktikan bahwa level kompetisi pembalap Indonesia kian meningkat di kancah global. Veda Ega Pratama kini bukan lagi sekadar pembalap masa depan, melainkan ancaman nyata di lintasan Moto3 musim 2026.