Istana Negara berubah menjadi lautan kegembiraan saat ribuan warga memadati area halaman tengah sejak Sabtu pagi. Salah satu cerita menyentuh datang dari Dedeh, seorang ibu yang rela berangkat sejak subuh dari Masjid Istiqlal demi bisa bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di Indonesia.
“Datang dari subuh. Dari Istiqlal terus lanjut ke Istana. Alhamdulillah, akhirnya bisa bertemu langsung (Presiden Prabowo),” ujarnya dengan wajah yang memancarkan kebahagiaan usai keluar dari area salaman.
Sosok “Kebapakan” yang Dirindukan
Bagi Dedeh, momen bersalaman dengan Presiden Prabowo adalah puncak dari perayaan kemenangannya tahun ini. Ia tak mampu menyembunyikan rasa haru saat mendeskripsikan kesan pertamanya bertemu sang Kepala Negara.
“Senang banget bisa salim sama Pak Prabowo. Sosoknya sangat kebapakan. Semoga beliau panjang umur, sehat, dan bisa membawa Indonesia pulih kembali,” tuturnya penuh harap. Ia juga menitipkan doa agar di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia semakin damai, sejahtera, dan bersatu.
Jamuan Hangat dari Dapur Istana
Selain kehangatan silaturahmi, warga juga dimanjakan dengan beragam hidangan khas Lebaran yang menggugah selera. Dedeh bercerita bahwa ia sempat mencicipi menu pilihan dari dapur Istana. “Alhamdulillah masakannya enak sekali. Tadi saya nyobain soto sama sate,” katanya sambil tersenyum.
Harapan untuk Indonesia Maju
Kisah serupa datang dari Rifal, pemuda yang langsung meluncur ke Istana sesaat setelah menunaikan salat Idulfitri. Baginya, diundang masuk ke kediaman resmi Presiden adalah sebuah kehormatan besar.
“Presiden yang baik. Semoga di tangan beliau, Indonesia menjadi negara maju dan semakin berkembang. Terima kasih sudah mengundang kami rakyat kecil ke sini,” pungkas Rifal penuh makna.
Open house kali ini benar-benar membuktikan bahwa Istana Negara adalah rumah bagi seluruh rakyat, tempat di mana doa-doa sederhana dan harapan besar untuk bangsa bersatu dalam satu meja perjamuan.