Seblak, ceker mercon, hingga ayam rica-rica memang sulit ditolak, tapi sensasi “terbakar” di perut setelahnya sering kali bikin kapok. Rasa perih dan mulas ini dipicu oleh senyawa capsaicin yang mengiritasi saluran pencernaan. Dr. Jacob Skeans menyebut capsaicin sebagai dalang utama yang menempel pada saraf mulut hingga kerongkongan, bahkan bisa memperlambat pengosongan lambung.
Jika perut mulai terasa panas dan tidak nyaman, jangan panik. Lakukan langkah-langkah berikut:
1. Andalkan Antasida untuk Pertolongan Pertama
Obat bebas seperti antasida adalah solusi tercepat. Menurut Dr. Rita Knotts, antasida bekerja kilat menetralkan asam lambung yang naik. Namun ingat, efeknya bersifat jangka pendek, jadi tetap pantau kondisi Anda.
2. Pilih Susu Rendah Lemak (Low Fat)
Susu mengandung protein yang mampu memecah ikatan capsaicin. Dr. Knotts menyarankan susu rendah lemak sebagai pilihan terbaik, karena lemak berlebih justru berisiko memicu refluks (asam lambung naik kembali).
3. Minum Air Putih Secara Bertahap
Air putih berfungsi mengencerkan isi lambung dan membilas sisa asam di kerongkongan. Kuncinya: jangan menenggak terlalu banyak sekaligus agar perut tidak terasa penuh dan malah semakin begah.
4. Kunyah Permen Karet Tanpa Gula
Terdengar sepele, tapi mengunyah permen karet merangsang produksi air liur yang kaya akan bikarbonat alami. Zat ini bertindak sebagai penetral asam lambung spontan dan membantu membersihkan kerongkongan melalui aktivitas menelan.
5. Keajaiban Jahe
Jahe adalah “obat dewa” untuk urusan perut kembung dan mual. Tanaman herbal ini membantu mempercepat proses pencernaan sehingga rasa penuh di perut cepat hilang. Namun, bagi Anda yang memiliki lambung sangat sensitif, perhatikan reaksi tubuh karena jahe kadang bisa memicu sedikit rasa panas.
6. Gunakan Kekuatan Herbal
Suplemen herbal seperti Iberogast (yang mengandung chamomile dan akar angelica) terbukti efektif meredakan berbagai gangguan pencernaan. Meski herbal, Dr. Skeans tetap menyarankan konsultasi dengan dokter jika keluhan sering berulang.
Tips Tambahan: Langkah terbaik tetaplah pencegahan. Jika Anda memiliki riwayat gangguan lambung, hindari makanan pedas setidaknya beberapa jam sebelum tidur. Menikmati hidangan favorit tentu boleh, asalkan Anda tahu cara “memadamkan apinya” dengan tepat!