JAKARTA – Sejumlah personel militer Amerika Serikat menyuarakan kekecewaan atas operasi militer terhadap Iran. Mereka menilai keterlibatan Washington dalam konflik tersebut membuat mereka rentan dan merasa dijadikan pion politik.
Dalam laporan HuffPost, beberapa anggota dinas aktif maupun cadangan mengaku mengalami stres berat, kekecewaan mendalam, bahkan mempertimbangkan untuk meninggalkan dinas militer. “Kami tidak ingin mati untuk Israel — kami tidak ingin menjadi pion politik,” ujar seorang anggota cadangan yang menjadi mentor bagi prajurit muda, dilansir dari Sputnik, Senin (23/3/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh anggota cadangan lain yang masih berhubungan dengan pasukan di lapangan. Menurut publikasi tersebut, ketidakpuasan internal dan masalah moral di tubuh militer AS dapat memengaruhi keberhasilan kampanye Washington di Timur Tengah.