JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menatap optimistis balapan Moto3 GP Amerika Serikat yang akan digelar di Sirkuit Americas, Texas, pada 27–29 Maret 2026. Kepercayaan diri itu datang setelah dirinya sukses meraih podium pada seri sebelumnya di Brasil.
“Sirkuit itu (Americas-red) baru bagi saya. Namun, saya akan terus belajar dan melakukan yang terbaik,” ujar Veda, dikutip dari laman resmi tim balap Honda Racing, Selasa (24/3/2026).
Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu mengakui dirinya semakin mampu beradaptasi dengan atmosfer kompetisi Moto3, meski berstatus sebagai debutan. Hal tersebut tercermin dari performanya dalam dua seri awal musim 2026.
Pada balapan perdana di Buriram, Thailand, Veda finis di posisi kelima. Ia kemudian menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih posisi ketiga atau podium pada seri Brasil.
Veda mengaku tidak menyangka bisa langsung menembus podium dalam dua seri awal kariernya di Moto3. Namun, hasil tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa dirinya mampu bersaing di level teratas.
“Kini saya tahu bahwa saya mampu bertarung di baris depan. Jadi, saya mau lebih,” tutur runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 itu.
Terkait pencapaiannya di Brasil, Veda menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim. Menurutnya, kekompakan antara pembalap, teknisi, manajemen, dan ofisial menjadi kunci utama dalam meraih prestasi.
“Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik sehingga semuanya berjalan lancar. Saya sangat bangga dengan hasil di Brasil, pencapaian terbesar saya sejauh ini,” tutur Veda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas dukungan yang terus mengalir sepanjang perjalanannya di ajang balap dunia.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia untuk semua dukungannya,” kata Veda.
Keberhasilan meraih posisi ketiga di GP Brasil menjadi catatan bersejarah. Veda kini tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di kejuaraan dunia Moto3, sekaligus menjadi yang pertama dari Tanah Air yang finis di tiga besar dalam ajang FIM World Championship Grand Prix.