JAKARTA – Asap tebal terlihat mengepul dari kompleks kilang minyak di Haifa, Israel utara, menyusul serangan balasan Iran dan Hizbullah. Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap, meski tingkat kerusakan belum dapat dipastikan. Belum jelas apakah kilang terkena langsng rudal atau hanya pecahan dari pencegatan.
Surat kabar Yedioth Ahronot yang dilansir Selasa (31/3/2026), melaporkan sirene berbunyi di Haifa, Galilea, dan Tiberias. Sementara itu, Channel 12 menyebut pecahan roket dan rudal jatuh di sedikitnya 10 lokasi, termasuk Kiryat Shmona dan Binyamina. Tentara Israel memastikan tim pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan ke lokasi terdampak.
Gelombang Serangan Rudal
Israel sebelumnya mengeluarkan peringatan dini setelah terdeteksi peluncuran rudal dari Iran. Sirene berbunyi di Israel tengah dan utara pada Minggu, menyusul gelombang ketujuh serangan rudal sejak tengah malam. Sistem pertahanan udara Israel berhasil mencegat sejumlah rudal, sementara roket Hizbullah dari Lebanon selatan juga menghantam wilayah utara, termasuk Haifa, Acre, dan Krayot.
Eskalasi Regional
Konflik terus meluas sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel, Irak, Yordania, serta pangkalan militer AS di Teluk.
Israel juga melancarkan serangan udara dan darat ke Lebanon selatan sejak 2 Maret, setelah Hizbullah melakukan serangan lintas perbatasan. Otoritas Lebanon melaporkan 1.142 orang tewas dan 3.315 lainnya terluka akibat serangan Israel.