SEOUL, KORSEL – Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan kenegaraan yang penuh kehangatan dari Presiden Republik Korea Lee Jae-myung dalam kunjungan resminya ke Seoul. Pertemuan puncak kedua pemimpin berlangsung di Istana Kepresidenan Blue House pada Rabu (1/4/2026), menandai langkah konkret penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.
Momen keakraban langsung terlihat begitu Presiden Prabowo tiba di halaman Blue House. Presiden Lee Jae-myung yang telah menunggu menyambut tamu negara dengan pelukan hangat, mencerminkan ikatan persahabatan yang kian erat di antara kedua negara.
Setelah sambutan tersebut, kedua kepala negara menuju panggung kehormatan untuk mengikuti rangkaian upacara resmi. Suasana khidmat menyelimuti acara saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Aegukga dikumandangkan secara bersamaan, diiringi korps musik militer yang memainkan melodi dengan penuh penghormatan.
Upacara dilanjutkan dengan prosesi inspeksi pasukan jajar kehormatan oleh Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae-myung. Kedua pemimpin kemudian memimpin sesi perkenalan delegasi masing-masing. Delegasi Indonesia diisi jajaran menteri Kabinet Merah Putih, sementara pihak Korea Selatan diwakili kabinet pemerintahan Presiden Lee Jae-myung.
Kunjungan ini merupakan agenda utama setelah Presiden Prabowo tiba di Seoul pada Selasa (31/3/2026) malam. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 mendarat tepat pukul 19.15 waktu setempat di Pangkalan Udara Militer Seongnam. Penyambutan di bandara berlangsung megah dengan upacara kehormatan yang melibatkan 20 personel pasukan jajar kehormatan serta dentuman meriam salvo sebanyak 21 kali – penghormatan tertinggi bagi kepala negara sahabat.
Sejumlah pejabat tinggi Korea Selatan turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo, antara lain Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Kim Sungwhan serta Kepala Protokol Negara Kim Tae-jin. Dari pihak Indonesia hadir Duta Besar RI untuk Republik Korea Cecep Herawan dan Atase Pertahanan Kolonel Penerbang Muhammad Arif.
Pertemuan di Blue House diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkokoh kemitraan strategis kedua negara, khususnya di bidang pertahanan, teknologi, serta penguatan ekonomi hijau yang menjadi visi bersama Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae-myung. Dengan latar belakang kerja sama yang telah terjalin selama ini, kunjungan kenegaraan ini diyakini akan membuka babak baru kolaborasi yang lebih konkret dan saling menguntungkan bagi Indonesia serta Korea Selatan.