JAKARTA – Pasar saham Indonesia menunjukkan performa impresif dengan penguatan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks LQ45 dalam sesi pertama perdagangan hari ini Selasa (14/4/2026).
Pada penutupan sesi I, IHSG tercatat berada di level 7.660,76 setelah mengalami kenaikan sebesar 160,57 poin atau melonjak 2,14 persen, mencerminkan optimisme investor yang kembali mengalir ke pasar domestik.
Kinerja bulanan IHSG juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 7,34 poin, sementara secara tahunan indeks ini telah tumbuh hingga 17,77 persen, menandakan fondasi pasar yang semakin kuat.
Sejalan dengan itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga mencatat penguatan ke level 763,78 dengan kenaikan 17,43 poin atau 2,34 persen.
Dalam rentang satu bulan, LQ45 meningkat sebesar 4,87 poin, sementara pertumbuhan tahunan tercatat sebesar 3,08 persen yang mengindikasikan stabilitas pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Data terakhir yang diperbarui pada pukul 12:30 WIB memperlihatkan bahwa momentum penguatan ini terjadi secara serentak pada kedua indeks utama pasar saham Indonesia.
Lonjakan IHSG dan LQ45 ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif namun memberikan peluang rebound bagi pasar emerging seperti Indonesia.
Penguatan ini juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional yang dinilai tetap solid dan berdaya tahan terhadap tekanan eksternal.
Dengan tren kenaikan yang konsisten, pasar saham Indonesia berpotensi melanjutkan reli dalam jangka pendek apabila sentimen global dan domestik tetap kondusif.***