JAKARTA – Mega, pemain kuota Asia asal Indonesia yang pernah meninggalkan jejak kuat bersama Red Sparks, dipastikan kembali meramaikan panggung V-League Korea.
Pada 20 April 2026, agennya menyatakan, “Mega baru-baru ini mebuat keputusan mengenai kepindahannya ke Korea,” dilansir Naver Sport, Selasa (21/4/2026).
Mega sempat ragu karena cedera lutut, tapi pemeriksaan medis menunjukkan kondisinya tidak separah yang diperkirakan. Ia hanya mengalami masalah tempurung lutut yang dapat ditangani dengan operasi artroskopik sederhana. Dengan waktu pemulihan sekitar lima bulan sebelum liga dimulai Oktober mendatang, Mega optimistis bisa kembali tampil prima.
Selama dua musim di V-League, Mega mencatat prestasi gemilang. Pada debut musim 2023–2024, ia menempati peringkat ke-7 perolehan poin dan menjadi pencetak poin terbanyak tim (736 poin). Musim berikutnya, ia membawa Red Sparks ke final kejuaraan dengan catatan 802 poin dan tingkat keberhasilan serangan 48,06 persen. Dalam final, ia berhadapan langsung dengan Kim Yeon-kyung dan mencetak 37 poin pada Game 5, meski timnya gagal meraih gelar.
Agennya menambahkan, Mega berharap bisa kembali bermain dengan setter Yeom Hye-seon, mantan rekan setim yang kini berstatus bebas transfer. “Mega sudah terbiasa menerima dan memukul umpan dari Yeom Hye-seon selama dua tahun, jadi dia ragu apakah bisa langsung membangun chemistry dengan setter baru,” jelas sang agen.
Meski begitu, Mega menegaskan ambisinya bukan sekadar bergabung dengan tim kuat, melainkan menebus kegagalan meraih trofi sebelumnya. “Mega benar-benar percaya dia akan memenangkan kejuaraan di musim 2024–2025,” kata agennya.
Dengan kepastian kepindahan ini, perang penawaran diperkirakan terjadi. Saat ini, baru IBK Industrial Bank dan Heungkuk Life yang telah mengisi kuota Asia. Tim lain yang membidik posisi atas diyakini akan segera menghubungi Mega.