JAKARTA – Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin menjadi satu-satunya yang tersisa di ajang BWF Super 500, Thailand Open 2026.
Leo/Daniel akan melakoni babak semifinal hari ini Sabtu (16/5/2026) di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand berhadapan dengan wakil China.
Laga mereka bisa disaksikan melalui platform live streaming vidio, pada match 4 di lapangan 1 diperkirakan pada pukul 15.00 WIB.
Ini menjadi turnamen perdana pasangan Indonesia ini, sejak dipisahkan Agustus 2024 lalu, dampak dari perombakan besar-besaran oleh PBSI di skuat ganda putra Garuda dan berlanjut cedera panjang yang dihadapi Daniel.
Leo/Daniel melangkah ke empat besar usai menumbangkan pasangan tuan rumah Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, lewat kemenangan straight game 21-16 dan 21-15.
Penampilan agresif dan solid sepanjang laga membuat pasangan Indonesia tampil dominan sejak awal pertandingan hingga menutup duel tanpa kehilangan gim.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Leo/Daniel karena menjadi semifinal pertama mereka di level Super 500 sejak kembali dipersatukan tahun ini.
Sebelumnya, pasangan ini terakhir kali meraih gelar saat menjuarai Princess Sirivannavari Thailand Masters 2023 yang merupakan turnamen level Super 300.
Pada semifinal Thailand Open 2026, Leo/Daniel akan menghadapi pasangan nonunggulan asal China, He Ji Ting dan Ren Xiang Yu.
Pasangan China tersebut datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan wakil Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, melalui pertarungan tiga gim 21-14, 15-21, dan 21-11.
Meski saat ini He/Ren masih berada di ranking 92 dunia versi Badminton World Federation, mereka memiliki catatan positif atas Leo/Daniel.
Kedua pasangan sebelumnya pernah bertemu pada babak 16 besar Yonex French Open 2023.
Dalam pertemuan tersebut, He/Ren menang dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-8.
Hasil itu membuat semifinal kali ini menjadi kesempatan penting bagi Leo/Daniel untuk membalas kekalahan sekaligus membuka jalan menuju final pertama mereka setelah reuni pasangan berlangsung musim ini.
Pertandingan nanti juga diprediksi berlangsung ketat karena kedua pasangan sama-sama berstatus nonunggulan dan tengah mencari momentum besar di panggung internasional.
Sementara itu, langkah Indonesia di sektor ganda putri harus terhenti setelah pasangan muda Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine gagal melaju ke semifinal.
Pasangan yang akrab disapa Isyana/Rinjani itu harus menyerah dari unggulan pertama asal Jepang, Rin Iwanaga dan Kie Nakanishi.
Meski kalah, Isyana/Rinjani sempat memberikan perlawanan sengit dan memaksa pertandingan berjalan rubber game sebelum akhirnya takluk dengan skor 21-12, 12-21, dan 21-17.
Penampilan mereka tetap mendapat apresiasi karena mampu merepotkan pasangan unggulan teratas turnamen sepanjang pertandingan berlangsung.***