JAKARTA – Barcelona kembali mencatatkan rekor komersial lewat penjualan jersey dan merchandise sepanjang musim 2025/26. Divisi resmi klub, Barca Licensing & Merchandising (BLM), melaporkan pendapatan fantastis sebesar 200 juta Euro atau setara Rp4,1 triliun, sebagiamana dilansir Diaro Sport, Selasa (19/5/2026).
Angka tersebut jauh melampaui gabungan 15 klub LaLiga lainnya. Lonjakan ini dipicu oleh kesepakatan baru dengan Nike yang ditandatangani pada 2024, ditambah penguatan penjualan e-commerce serta ekspansi toko resmi yang kini berjumlah 21 outlet.
Jersey Lamine Yamal menjadi produk paling laris diburu penggemar. Pendapatan merchandise Barcelona bahkan melampaui Real Madrid, karena Barca mengelola BLM secara langsung. Sebaliknya, Madrid menggunakan model kemitraan dengan pihak ketiga, Legends.
Rekor ini menegaskan betapa pentingnya sektor merchandise bagi keuangan Barcelona. Bahkan sebelum stadion kembali beroperasi penuh, klub sudah berhasil mencetak tonggak komersial baru.