JAKARTA – Sejumlah wilayah di DKI Jakarta diperkirakan mengalami hujan ringan pada Kamis (21/5/2026). Kondisi cuaca tersebut dipicu dinamika atmosfer yang dipengaruhi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia bagian barat Lampung serta Samudra Pasifik utara Papua.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG menjelaskan, pola atmosfer tersebut turut memicu pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.
“Sejumlah wilayah DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan,” demikian prakiraan yang disampaikan BMKG melalui kanal informasi resminya.
Awan Konvergensi Picu Hujan di Jawa
BMKG menyebutkan, secara umum seluruh wilayah Pulau Jawa juga berpotensi mengalami hujan ringan. Hal ini terjadi akibat terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendorong pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sejumlah titik.
Kondisi ini membuat atmosfer di wilayah barat Indonesia, termasuk Jakarta, berada dalam kondisi labil sehingga meningkatkan peluang terbentuknya hujan lokal dengan intensitas ringan.
Jakarta Selatan dan Timur Jadi Wilayah Awal Hujan
Untuk wilayah ibu kota, hujan ringan diprakirakan lebih dulu terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sejak pagi hari. Sementara wilayah lain di DKI Jakarta berpotensi mengalami kondisi berawan dengan peluang hujan yang lebih terbatas.
Fenomena ini menunjukkan adanya variasi cuaca antarwilayah dalam satu kota besar, yang dipengaruhi oleh dinamika lokal dan pergerakan massa udara.
Suhu Capai 32 Derajat, Kelembapan Tinggi
BMKG juga mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 26 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 72 hingga 91 persen, dengan kecepatan angin berkisar 0,1 hingga 14,7 kilometer per jam.
Kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi ini turut mendukung terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan ringan di beberapa wilayah.
Kondisi Malam hingga Dini Hari
Memasuki Jumat (22/5/2026) dini hari, BMKG memperkirakan seluruh wilayah Jakarta akan didominasi kondisi berawan. Meski demikian, peluang hujan ringan masih dapat terjadi secara lokal, tergantung perkembangan awan hujan di atmosfer.
Imbauan Cuaca Dinamis
Dengan kondisi atmosfer yang cukup aktif, masyarakat diimbau tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama pada pagi hingga siang hari.
BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah tropis seperti Indonesia bersifat dinamis, sehingga pembaruan informasi prakiraan cuaca perlu terus dipantau oleh masyarakat untuk mengantisipasi dampaknya terhadap aktivitas harian.