Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara aktif mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik bagi transportasi darat, khususnya layanan ojek online (ojol). Langkah taktis ini diambil guna menekan emisi karbon nasional, mengingat sektor transportasi menyumbang 22 persen emisi, dengan 89 persen di antaranya berasal dari moda transportasi darat.
Dalam acara peluncuran program Langkah Hijau bersama Grab, Menko AHY menegaskan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berdampak positif bagi pelestarian lingkungan hidup demi mencapai target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060, melainkan juga meningkatkan efisiensi biaya operasional harian para pengemudi ojol. Selain itu, optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri otomotif hijau diproyeksikan mampu memperkuat daya saing ekonomi bangsa di kancah global.
Bagaimana opini Anda mengenai kesiapan infrastruktur pendukung motor listrik untuk driver ojol saat ini? Tulis di kolom komentar!
Editor & Uplaoder: BS