NTT – Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo.
Hingga saat ini, sebanyak 79 orang berhasil dievakuasi. Berdasarkan pendataan sementara, tercatat 38 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan 1 orang masih dilaporkan tertimbun.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menegaskan seluruh personel dan sarana dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian. “Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Sebanyak 281 personel dilibatkan dalam operasi, terdiri dari unsur TNI, KSOP, Polri, BPBD, PMI, pemerintah daerah, serta potensi SAR lainnya. Mereka ditempatkan di sejumlah titik terdampak untuk mempercepat pencarian, pertolongan, dan evakuasi.
Operasi SAR masih berlangsung dengan prioritas pencarian korban yang tertimbun serta evakuasi warga ke lokasi aman. Pendataan korban terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan BPBD setempat.



