JAKARTA — Amerika Serikat mengalahkan Meksiko 3-0 dalam laga persahabatan yang berlangsung panas di State Farm Stadium, Sabtu (3/10/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan itu ternoda keributan setelah bek Meksiko Mateo Chavez mendapat kartu merah akibat menampar wajah gelandang Amerika Serikat, Sebastian Berhalter.
Mengutip Daily Mail, Minggu, insiden bermula ketika Chavez melakukan pelanggaran terhadap Yunus Musah pada pertengahan babak kedua.
Berhalter kemudian mendatangi Chavez dan mendorong pemain Meksiko tersebut hingga situasi di lapangan semakin memanas.
Chavez merespons dengan menampar Berhalter menggunakan kedua tangannya hingga pemain Amerika Serikat itu terjatuh.
Wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Chavez yang baru sekitar 20 menit berada di lapangan.
Keputusan tersebut memicu keributan antarpemain dari kedua kubu yang kemudian saling terlibat dalam ketegangan.
Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino bahkan berlari ke lapangan bersama stafnya untuk memisahkan para pemain.
Kericuhan itu menambah daftar panjang kontroversi dalam rivalitas Amerika Serikat dan Meksiko yang kerap berlangsung sengit.
Di luar insiden tersebut, Amerika Serikat tampil dominan dan mencatat kemenangan telak 3-0 atas rival utamanya di kawasan CONCACAF.
Julian Hall membuka keunggulan Amerika Serikat sebelum pemain muda Cavan Sullivan mencetak gol spektakuler untuk menggandakan skor.
Sullivan memanfaatkan kesalahan fatal kiper Meksiko Raul Rangel sebelum melepaskan bola melewati sang penjaga gawang dari luar kotak penalti.
Gol tersebut membuat Sullivan, yang baru berusia 17 tahun, mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah tim nasional Amerika Serikat.
Malik Tillman kemudian melengkapi kemenangan Amerika Serikat dengan gol yang memastikan Meksiko pulang tanpa mampu mencetak gol balasan.
Hasil ini menjadi kemenangan ketiga Amerika Serikat dalam tiga pertandingan pada agenda internasional kali ini.
Sebelumnya, tim asuhan Pochettino juga berhasil mengalahkan Peru dan Chile dalam rangkaian pertandingan yang sama.
Pertandingan melawan Chile bahkan diwarnai keributan besar setelah pemain dari kedua tim terlibat bentrokan di penghujung laga.
Rangkaian hasil positif tersebut menjadi modal penting bagi Amerika Serikat yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026.
Pochettino dan anak asuhnya selanjutnya dijadwalkan menghadapi Kanada pada Selasa untuk melanjutkan persiapan menuju turnamen besar tersebut.***