JAKARTA – Sejarah pahit keluarga Kluivert kembali terulang. Pada 29 Juni 2026, Justin Kluivert gagal mengeksekusi penalti saat Belanda menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Monterrey, Meksiko. Tendangan pemain Bournemouth itu membentur tiang gawang, persis seperti kegagalan ayahnya, Patrick Kluivert, pada semifinal Euro 2000 melawan Italia pada tanggal yang sama.
Belanda sempat unggul lewat gol Cody Gakpo menit ke-72, namun Issa Diop menyamakan kedudukan pada masa injury time. Laga berlanjut ke adu penalti, di mana Justin yang masuk sebagai eksekutor gagal, membuat Oranje kalah 2-3 dan tersingkir. Pelatih Ronald Koeman, yang mengandalkan catatan penalti sempurna Justin di klub, mengaku kecewa dan mundur sehari setelah laga.
Media internasional menyebut momen ini sebagai salah satu kebetulan paling epik dalam sejarah Piala Dunia. Netizen ramai membagikan video perbandingan dua kegagalan penalti dengan caption “Father and Son, Same Day, Same Fate.” Kekalahan ini menambah daftar panjang kegagalan Belanda di adu penalti, sekaligus memperkuat mitos “kutukan Kluivert” setiap 29 Juni.