JAKARTA – Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, meninjau pos komando di Ávila pada Minggu pagi dan menyampaikan bahwa meski “jam-jam sulit” masih menanti, ada perkembangan positif dalam upaya memadamkan kebakaran.
“Kita akan menghadapi beberapa jam yang sulit, meskipun memang benar bahwa pembaruan terbaru menunjukkan bahwa tadi malam sangat positif dalam hal perkembangan kebakaran dan upaya untuk mengendalikannya,” kata Sánchez, dilansir The Gurdian, Minggu (26/7/2026). Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan mengikuti informasi resmi.
Sánchez menyoroti bahwa Spanyol dan Portugal kini menghadapi dampak nyata krisis iklim, mulai dari kebakaran hutan, badai, hingga hujan salju lebat. “Seluruh Semenanjung Iberia menderita dampak krisis iklim dengan cara yang sangat spesifik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak informasi palsu yang beredar di media sosial. Dalam beberapa hari terakhir, muncul klaim bahwa kebakaran sengaja dilakukan untuk membuka lahan bagi panel surya atau pertambangan. “Sayangnya, kita melihat banyak berita palsu selama keadaan darurat ini. Dan semua itu hanya menciptakan lebih banyak kekhawatiran dan kecemasan bagi masyarakat,” tegas Sánchez.