JAKARTA – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui juru bicara Hossein Mohebbi mengecam peran Inggris di kawasan Timur Tengah. Ia menuduh Inggris mengikuti langkah politik dan militer Amerika Serikat.
“Inggris telah sepenuhnya menundukkan kehendaknya kepada kehendak Amerika,” kata Mohebbi, dikutip Tasnim, Minggu (26/7/2026).
Mohebbi memperingatkan, negara mana pun yang mendukung AS dalam perang dengan menyediakan wilayah, peralatan militer, atau ruang udara akan dianggap sebagai sasaran sah Iran. “Baru-baru ini pesawat B-1 menggunakan lapangan terbang mereka,” ujarnya. Ia menambahkan, jika Inggris terus mendukung AS, “Inggris adalah target sah kami.”
Menurutnya, respons Iran akan bergantung pada skenario yang terjadi, namun ia menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur. “Iran telah menunjukkan bahwa mereka tidak akan mundur,” tegas Mohebbi.