PAPUA TENGAH — Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menembus Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang selama 15 tahun terakhir terisolasi akibat medan pegunungan ekstrem dan gangguan keamanan kelompok bersenjata OPM, Minggu (16/8/26).
Setelah berjalan kaki selama tujuh hari menerobos cuaca dingin hingga 4 derajat Celsius dari titik pendaratan helikopter, prajurit TNI tidak hanya mengamankan wilayah di bawah kaki Gunung Carstensz tersebut, tetapi juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako, babi, dan kebutuhan pokok bagi warga setempat.
Pangkoops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menegaskan bahwa kehadiran pasukannya bertujuan untuk memulihkan roda kehidupan masyarakat yang selama ini terputus dari akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Keamanan adalah fondasi agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Kami hadir untuk memastikan warga di pelosok negeri ini dapat merasakan kehadiran negara secara nyata,” ujar Mayjen Yudha.
Kepala Distrik Ugimba, Penias Kogoya, menyampaikan apresiasi mendalam atas operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kunjungan langsung rombongan Pangkoops TNI Habema menjadi jawaban atas kerinduan warga terhadap perhatian pemerintah di daerah perbatasan yang selama ini rawan dan sulit dijangkau.



