Garuda Tv – Dua jurnalis Garuda TV, Roffi Jamil dan Yudhis Aldani, membagikan pengalaman berkesan mereka usai mengikuti pelayaran lintas negara selama empat bulan bersama kapal layar latih kebanggaan TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci. Pengalaman tersebut diungkapkan dalam program wawancara khusus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Dalam pelayaran tersebut, KRI Bima Suci singgah di delapan negara sahabat, di antaranya Sri Lanka (Colombo), Singapura, Vietnam (Ho Chi Minh), Tiongkok (Shanghai), Korea Selatan (Busan), Rusia (Vladivostok), Jepang (Nagasaki), dan Filipina (Manila). Selain itu, kapal juga menyambangi beberapa kota di dalam negeri seperti Surabaya, Jakarta, Medan, dan Bitung.
Pelayaran ini tidak hanya menjadi sarana latihan navigasi bagi para taruna, tetapi juga wahana diplomasi kebudayaan. Yudhis Aldani mengungkapkan salah satu momen paling berkesan terjadi saat kapal bersandar di Vladivostok, Rusia, yang bertepatan dengan hari besar negara tersebut.
“Kami diundang untuk menampilkan kesenian Indonesia. Taruna dan awak kapal menampilkan pertunjukan genderang suling (marching band). Antusiasme masyarakat di sana sangat luar biasa dan disambut hangat,” ujar Yudhis.
Sementara itu, Roffi Jamil menyoroti momen pertukaran budaya (cultural exchange) saat bersandar di Manila, Filipina. Menurutnya, prajurit TNI AL turut menampilkan seni budaya seperti Reog Ponorogo dan tarian daerah yang disaksikan langsung oleh pejabat militer, wali kota setempat, hingga masyarakat luas.
“Menariknya di Filipina terjadi pertukaran budaya. Jadi selain kita memperkenalkan budaya Indonesia, kita juga bisa mengenal budaya setempat,” kata Roffi.
Latihan Internasional dan Kemandirian
Selama empat bulan mengarungi lautan, Roffi menceritakan bahwa KRI Bima Suci juga menjadi wadah belajar bersama bagi taruna dan kadet dari 26 negara di seluruh dunia. Kapal berlantai enam ini mampu menampung sekitar 250 orang, termasuk prajurit dan taruna.
Mengenai pelajaran berharga yang dipetik dari perjalanan panjang ini, Yudhis menekankan pentingnya kemandirian ketika harus jauh dari keluarga dalam waktu yang lama. Di sisi lain, Roffi mengagumi semangat gotong royong seluruh awak kapal.
“Pelayaran ini berhasil karena adanya gotong royong dan kerja sama. Semua tim bekerja dengan baik, mulai dari yang bertugas di anjungan, kamar mesin di lantai paling bawah, hingga tim dapur. Gotong royong ini adalah nilai jati diri bangsa Indonesia yang tidak boleh hilang,” jelas Roffi.
Melihat besarnya sambutan dan kekaguman masyarakat internasional terhadap keanggunan KRI Bima Suci—yang merupakan salah satu kapal latih terbesar di kawasan ASEAN—kedua jurnalis tersebut mengaku sangat bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
“Indonesia sangat dibanggakan dan dihormati di luar negeri. Sangat disayangkan jika di dalam negeri kita masih ada konflik atau terpecah belah, padahal di luar sana kita sangat dibanggakan,” pungkas Yudhis.
Melalui pelayaran KRI Bima Suci, Indonesia kembali membuktikan perannya sebagai negara maritim yang kuat dan siap melangkah menuju visi Indonesia Emas 2045.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/



