Di tengah hiruk-pikuk dan kemeriahan ratusan ribu warga yang memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada perayaan Malam Merdeka, Senin (17/8/2026) malam, sebuah dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
Para petugas pemadam kebakaran yang bertugas tanpa kenal libur ini dengan sigap merespons laporan seorang pengunjung yang kehilangan telepon genggamnya (smartphone) akibat jatuh ke dalam gorong-gorong saluran air di kawasan ikonik tersebut.
Pantauan di lokasi memperlihatkan dua petugas berperlengkapan keselamatan lengkap tanpa ragu masuk dan menyelam ke dalam gorong-gorong yang gelap demi menyisir keberadaan ponsel milik warga tersebut.
Tembus Gorong-Gorong Tertutup, Evakuasi Berjalan Sukses
Proses pencarian yang memakan waktu beberapa menit itu akhirnya membuahkan hasil manis. Ponsel berhasil dievakuasi dalam kondisi utuh dan langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya, yang disambut sorak-sorai serta tangis haru bahagia di tengah kerumunan warga.
Danru Damkar Sektor Menteng, Dedi Supriyatno, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam proses evakuasi di lapangan adalah kondisi akses saluran air yang tertutup rapat.
“Proses penanganan evakuasi handphone yang terjebur di gorong-gorong Bundaran HI ini sebenarnya punya satu kendala utama, yaitu posisi got yang tertutup rapat,” jelas Dedi di lokasi kejadian.
Kendati sempat terhambat di awal untuk mencari celah masuk, kesigapan personel di lapangan berhasil menemukan jalur alternatif sehingga proses penyelamatan dapat diselesaikan dengan cepat.
“Kami sempat terhambat mencari akses pertama. Namun setelah penelusuran alur saluran, anggota kami akhirnya menemukan titik masuk dan langsung terjun ke dalam air untuk mengambil ponsel tersebut,” pungkas Dedi.



