Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, sukses mengeksekusi strategi pemilihan ban yang brilian untuk mengalahkan sang pemegang pole position, Marco Bezzecchi, dalam sesi balapan singkat (Sprint Race) MotoGP San Marino 2026, Sabtu (12/9/2026).
Meski harus mengawali balapan 13 lap tersebut dari posisi kedua, sang juara dunia bertahan langsung melakukan manuver agresif sejak tikungan pertama untuk mengambil alih pimpinan balapan hingga menyentuh garis finis.
Perjudian Ban Medium Kunci Kemenangan
Kunci sukses dominasi Marquez sudah terlihat sesaat sebelum balapan dimulai. Di saat Marco Bezzecchi memilih tetap bertahan dengan ban belakang tipe soft, Marquez secara mengejutkan beralih menggunakan ban belakang tipe medium.
Keputusan berani tersebut terbukti ampuh. Memanfaatkan holeshot sempurna saat lampu merah padam, Marquez langsung meluncur di sisi dalam Tikungan 1, melewatin Bezzecchi, dan sukses mempertahankan garis balapnya di rangkaian tikungan berikutnya.
Kemenangan ini menjadi raihan podium utama Sprint Race ke-21 sepanjang karier Marquez, sekaligus kemenangan keenamnya dalam sesi balapan Sabtu di musim 2026. Hasil ini membawa Marquez makin memangkas selisih menjadi 14 poin dari pimpinan klasemen sementara, Jorge Martin, yang mengamankan finis ketiga.
Tekanan Sengit di Menit-Menit Akhir
Meski memimpin sepanjang 13 putaran, jalan Marquez menuju podium puncak tidak dilalui dengan mudah. Bezzecchi yang mengendarai Aprilia RS-GP26 terus menempel ketat di lap-lap awal sebelum Marquez sempat melebarkan jarak hingga 0,5 detik pada lap keempat.
Marquez sempat memperlebar keunggulan menjadi satu detik pada dua putaran berikutnya. Namun, Bezzecchi menunjukkan perlawanan sengit pada fase akhir balapan.
Entering lap kesembilan, Bezzecchi berhasil memangkas jarak menjadi 0,7 detik dan terus mengikis margin waktu di setiap putaran. Kendati terus mendapat ancaman serius di lap-lap pamungkas, ketenangan serta keunggulan daya tahan ban medium milik Marquez berhasil menyegel kemenangan manis di kandang rivalnya tersebut.