JAKARTA – Liverpool menghadapi potensi gangguan dari Juventus yang mulai serius membidik bek muda Italia, Giovanni Leoni.
Juventus memasukkan Leoni sebagai salah satu target setelah dua pemain yang sebelumnya mereka incar, Riccardo Calafiori dan Marco Palestra, sulit didapatkan.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Calafiori dan Palestra dinilai berada di luar jangkauan Juventus karena status serta banderol transfer keduanya.
Situasi itu membuat Juventus mengalihkan perhatian kepada Leoni yang kini menjadi bagian dari proyek jangka panjang Liverpool.
Leoni bergabung dengan Liverpool dari Parma pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar £26 juta atau sekitar Rp616,9 miliar.
Namun, perjalanan Leoni di Anfield langsung terganggu cedera anterior cruciate ligament atau ACL pada laga debutnya melawan Southampton.
Cedera tersebut membuat bek berusia 19 tahun itu baru mencatat satu penampilan bersama Liverpool sejak didatangkan dari Parma.
Kini kondisi Leoni mulai membaik setelah menjalani pemulihan panjang selama lebih dari setahun bersama tim medis Liverpool.
Leoni diperkirakan segera kembali mengikuti latihan penuh setelah jeda internasional, meski Liverpool tetap akan berhati-hati dalam menentukan waktu comeback.
Laporan terbaru menyebut program pemulihannya akan dilakukan secara bertahap sebelum ia kembali mendapat menit bermain kompetitif.
Momentum comeback tersebut justru beriringan dengan munculnya ketertarikan serius dari Juventus untuk membawanya kembali ke Italia.
Juventus bahkan disebut telah beberapa kali menjajaki kemungkinan merekrut Leoni dengan status pinjaman dari Liverpool.
Namun, Liverpool sejauh ini tidak menunjukkan keinginan untuk membuka pintu negosiasi karena baru setahun memiliki sang bek.
Kontrak jangka panjang Leoni di Anfield juga membuat Liverpool berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan pemain yang mereka nilai sebagai investasi masa depan.
Juventus belum menyerah dan dikabarkan terus memantau perkembangan Leoni melalui pengamatan langsung dari para pemandu bakat mereka.
Klub asal Turin itu memang tengah menyiapkan pembenahan besar skuad setelah sejumlah hasil kurang memuaskan di Serie A.
Salah satu prioritas Juventus adalah membangun kembali fondasi pemain Italia seperti era ketika Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini menjadi pilar pertahanan.
Leoni dianggap cocok dengan rencana tersebut karena usianya masih muda dan memiliki pengalaman bermain di level senior Italia sebelum pindah ke Premier League.
Selain Leoni, Juventus juga memantau bek Italia lainnya yang bermain di Inggris, termasuk Michael Kayode milik Brentford.
Kayode merupakan produk akademi Juventus sebelum melanjutkan perjalanan kariernya bersama Gozzano dan Fiorentina.
Bek berusia 22 tahun itu bahkan baru mencetak gol pada debutnya bersama tim nasional Italia, sehingga membuat namanya semakin menarik perhatian Juventus.
Meski demikian, fokus Juventus terhadap Leoni menjadi perhatian utama karena Liverpool belum berniat melepas pemain tersebut dalam waktu dekat.
La Gazzetta dello Sport menyebut Liverpool masih menunggu Leoni pulih sepenuhnya sebelum mengambil keputusan mengenai masa depannya.
Dengan demikian, ketertarikan Juventus saat ini lebih berstatus sebagai pemantauan serius daripada kepastian transfer.
Jika Leoni mampu kembali ke level terbaik setelah cedera ACL, persaingan mendapatkan tanda tangannya berpotensi semakin ketat pada bursa transfer berikutnya.
Liverpool pun memiliki alasan kuat mempertahankan Leoni karena pemain tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang klub di sektor pertahanan.***