PANAMA – Gempa bumi susulan bermagnitudo 6,0 tercatat di wilayah selatan Panama pada Selasa (13/10/2026) pukul 06.20.33 WIB, dengan kedalaman awal yang dilaporkan mencapai 10 kilometer.
Berdasarkan catatan pemantauan gempa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa di 6,99 derajat lintang utara dan 81,68 derajat bujur barat.
Lokasi gempa berada di perairan selatan Panama, sedangkan data pemantauan berikutnya menunjukkan adanya pembaruan parameter magnitudo dan posisi episentrum.
Rekaman seismik yang diperbarui mulai pukul 06.32 WIB mencatat magnitudo sekitar 6,06 hingga 6,12 pada koordinat yang sedikit berbeda dari laporan awal.
Gempa bumi yang cukup dahsyat tersebut kembali mengguncang Panama, di tengah upaya penanganan dampak gempa kuat M7,7 yang sebelumnya merusak ratusan rumah dan infrastruktur.
Guncangan terbaru ini menambah perhatian terhadap aktivitas seismik di negara Amerika Tengah tersebut setelah gempa besar pada Jumat, 9 Oktober 2026, memicu kerusakan di sejumlah wilayah.
Otoritas setempat mencatat lebih dari 300 gempa susulan setelah gempa utama M7,7 yang melanda wilayah Panama pada Jumat.
Pemerintah Panama menetapkan status darurat nasional pada akhir pekan menyusul kerusakan yang meluas di sejumlah provinsi bagian tengah negara itu.
Menurut data sementara, sedikitnya 27 orang mengalami luka-luka, sementara hampir 900 rumah dilaporkan rusak berdasarkan data otoritas penanggulangan keadaan darurat.
Jumlah kerusakan dan korban terdampak masih berpotensi berubah karena pendataan terus berlangsung, terutama di komunitas terpencil yang sulit dijangkau petugas.
Provinsi Los Santos, Coclé, Veraguas, dan Herrera termasuk wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa utama tersebut.
Gempa M6,0 terbaru terjadi ketika proses pemeriksaan kerusakan dan penanganan warga terdampak masih berlangsung, sehingga perkembangan situasi di lapangan perlu terus dipantau.
Belum ada laporan yang memastikan apakah gempa M6,0 hari ini menimbulkan korban jiwa atau kerusakan tambahan.***