JAKARTA – Vinicius Junior mengakui pergantian dirinya oleh Jose Mourinho menjadi keputusan yang tepat setelah Endrick tampil gemilang dan membantu Real Madrid membalikkan keadaan untuk mengalahkan AS Roma dengan skor 4-3 di Liga Champions 2026/2027.
Real Madrid sempat tertinggal 1-3 dari AS Roma pada pertandingan kedua Liga Champions di Stadion Olimpico, sebelum perubahan strategi pada menit ke-58 menghidupkan kembali peluang Los Blancos.
Mourinho menarik Vinicius Junior yang kesulitan mengembangkan permainan dan memasukkan penyerang Brasil berusia 20 tahun, Endrick, untuk menambah daya gedor tim.
Keputusan tersebut terbukti krusial karena Endrick mampu mengubah dinamika pertandingan dan mengantarkan Real Madrid meraih kemenangan dramatis 4-3.
Meski hanya bermain selama 32 menit, Endrick dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat kontribusinya dalam kebangkitan tim asal Spanyol tersebut.
Vinicius Akui Kecewa, tetapi Puji Endrick
Vinicius tidak menutupi keinginannya untuk terus bermain, tetapi ia memahami bahwa keputusan pergantian pemain merupakan bagian dari strategi tim.
“Itu hal yang wajar [merasa tidak senang dengan pergantian tersebut]. Saya ingin bermain sepanjang pertandingan dan membantu tim, tetapi itu tidak selalu memungkinkan,” ujar Vinicius setelah laga seperti dilansir World Soccer Talk, Kamis (15/10/2026)
Ia kemudian memberikan apresiasi kepada Endrick yang dinilainya tampil luar biasa pada babak kedua dan menjadi sosok penting di balik kemenangan Real Madrid.
“Endrick masuk dan mengubah jalannya pertandingan. Dia adalah pemain terbaik pada babak kedua. Kami berharap dia terus berkembang, begitu juga Carlos Espi,” kata Vinicius.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kekecewaan karena ditarik keluar tidak menghalangi Vinicius untuk menghargai kontribusi rekan setimnya.
Vinicius Berusaha Kembali ke Performa Terbaik
Vinicius juga tengah menghadapi periode sulit dalam kariernya setelah gagal meraih Ballon d’Or 2024, penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola.
Pemain sayap asal Brasil itu disebut masih berupaya menemukan kembali kepercayaan diri dan konsistensi permainan yang sebelumnya menjadikannya salah satu pemain andalan Real Madrid.
Ia bertekad terus bekerja keras untuk kembali ke level terbaik, sementara penampilan Endrick memberikan tambahan opsi penting bagi lini serang Los Blancos.
Kemenangan atas Roma sekaligus menegaskan pentingnya kedalaman skuad dan kemampuan pemain pengganti dalam mengubah arah pertandingan di kompetisi elite Eropa.***