Pembalap legendaris MotoGP, Marc Marquez, resmi dinobatkan sebagai Atlet Putra Terbaik Spanyol Tahun 2025 oleh Higher Sports Council (Dewan Olahraga Tinggi Spanyol). Penghargaan bergengsi ini diraih usai sang Alien berhasil melakoni salah satu kebangkitan (comeback) paling dramatis dalam sejarah olahraga motor dunia.
Pembalap berusia 33 tahun tersebut mendominasi musim MotoGP 2025 bersama tim pabrikan Ducati Corse. Ia sukses mengunci gelar juara dunia kelas utama ketujuhnya—sekaligus mahkota dunia kesembilan di semua kelas Grand Prix—pada Seri GP Jepang tahun lalu.
Sepanjang musim 2025, pembalap berjuluk The Baby Alien ini tampil luar biasa dengan mengemas 11 kemenangan di balapan utama (Grand Prix) dan 14 kemenangan di sesi Sprint Race.
Pencapaian luar biasa ini sekaligus mengakhiri dahaga gelar selama enam tahun sejak trofi dunia terakhirnya pada 2019, sebelum kariernya dihantam badai cedera parah pada awal musim 2020.
Perjuangan Panjang: 4 Kali Operasi Hingga Bangkit Bersama Ducati
Penghargaan sebagai atlet terbaik ini menjadi pengakuan atas ketabahan dan daya juang luar biasa yang ditunjukkan Marquez. Kecelakaan fatal di GP Spanyol 2020 membuat lengan kanan Marquez patah parah dan memaksanya absen sepanjang musim.
Antara rentang 2020 hingga 2022, ia harus menjalani empat operasi pembedahan berat pada lengannya—termasuk prosedur ekstrem untuk memutar posisi tulang lengan hingga lebih dari 30 derajat ke posisi semula.
Ketika kondisi fisiknya membaik namun performa motor Honda kian merosot, Marquez mengambil keputusan berani memutus kontrak pabrikan HRC setahun lebih awal demi bergabung dengan tim satelit Gresini Ducati pada 2024.
Keberhasilannya mencetak tiga kemenangan bersama Gresini membuka jalan bagi Marquez untuk dipromosikan ke tim utama pabrikan Ducati Corse pada 2025, yang berbuah manis dengan raihan gelar juara dunia kesembilannya.
Kini, raihan sembilan gelar milik Marquez telah menyamai rekor sang rival abadi, Valentino Rossi, dan ia berpeluang besar untuk melewati rekor tersebut guna mengejar legenda Italia, Giacomo Agostini, sebagai pembalap tersukses sepanjang masa.
Perebutan Gelar 2026 dan Kontrak Baru Ducati
Memasuki musim 2026, perjuangan Marquez belum pudar. Meski sempat menjalani operasi bahu di awal musim dan terpaut 102 poin, Marquez secara fantastis memangkas selisih angka tersebut.
Saat ini, ia berada di posisi kedua klasemen sementara—hanya terpaut dua poin dari pembalap Aprilia, Jorge Martin—dengan lima seri tersisa. Sepanjang musim 2026, Marquez telah mengoleksi enam kemenangan Grand Prix, unggul jauh dari Martin yang baru mengemas satu kemenangan.
Komitmen jangka panjang juga telah dipastikan setelah Marquez menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun bersama Ducati, di mana ia akan bertandem dengan talenta muda Pedro Acosta mulai musim 2027.
Ini merupakan kali kedua Marc Marquez dinobatkan sebagai Atlet Putra Terbaik Spanyol. Penghargaan serupa pertama kali diraihnya pada 2014, saat ia mendominasi musim keduanya di kelas para raja.