JAKARTA – Empat pilot Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force/PAF) tewas setelah dua pesawat latih Marchetti SF-260 jatuh di kompleks Pangkalan Udara Fernando, Kota Lipa, Provinsi Batangas, Filipina, Jumat (23/10/2026). Kecelakaan terjadi saat kedua pesawat menjalani penerbangan rutin.
Juru bicara Angkatan Udara Filipina, Kolonel Alvin Jay Capinguian, membenarkan insiden tersebut. Seluruh korban merupakan awak yang berada di dalam kedua pesawat buatan Italia itu.
Hingga kini, penyebab kecelakaan belum diketahui. Pihak militer Filipina masih menyelidiki insiden tersebut untuk memastikan faktor yang menyebabkan dua pesawat latih itu jatuh.
“Pihak angkatan udara tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan ini,” ujar Capinguian, dikutip dari laporan TRT.
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa empat personel militer tersebut. Namun, otoritas militer belum mengungkap kronologi lengkap kejadian maupun temuan awal dari lokasi jatuhnya pesawat.
Di tengah proses penyelidikan, identitas keempat pilot yang meninggal dunia belum dipublikasikan. Angkatan Udara Filipina menghormati permintaan keluarga korban agar identitas mereka tidak diungkap ke publik.
Sementara itu, laporan awal dari lokasi kejadian menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari kalangan warga sipil atau personel lain di darat. Dampak kecelakaan dilaporkan terbatas di area pangkalan udara.
Marchetti SF-260 untuk Latihan Penerbang Militer
Marchetti SF-260 merupakan pesawat latih bermesin tunggal yang digunakan Angkatan Udara Filipina untuk melatih kemampuan dasar penerbangan. Pesawat ini menjadi bagian dari tahapan pelatihan bagi calon penerbang sebelum mereka mengoperasikan pesawat militer dengan kemampuan lebih kompleks.
Kecelakaan yang melibatkan dua pesawat tersebut menjadi perhatian di tengah upaya militer mengungkap penyebab pasti insiden. Namun, belum ada keterangan resmi yang menghubungkan kecelakaan dengan kondisi teknis pesawat, kesalahan manusia, ataupun faktor lainnya.
Hingga berita ini ditulis, Angkatan Udara Filipina belum mengumumkan hasil sementara penyelidikan. Penyebab jatuhnya kedua pesawat, termasuk rangkaian kejadian sebelum kecelakaan, masih menunggu hasil investigasi resmi.