JAKARTA – Sejumlah pelari half marathon Jakarta Running Festival (JRF) 2026 menerobos pagar pembatas COP 1 setelah batas waktu terlewati, Sabtu (24/10/2026). Aksi tersebut viral dan menuai kecaman warganet.
Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah pelari terlihat mendesak barikade di COP 1. Petugas yang berjaga tampak kesulitan menahan pagar pembatas saat barisan peserta berusaha melewati titik tersebut. Beberapa pelari bahkan terlihat melompati pagar yang telah ditutup.
Insiden ini memicu kritik dari warganet. Mereka menilai peserta seharusnya menghormati aturan perlombaan, termasuk ketentuan batas waktu yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026.
COP 1 berada di kilometer 10,5 dengan batas waktu dua jam sejak pelepasan pelari atau *flag off*. Untuk kategori *half marathon*, pelepasan peserta dimulai pukul 04.30 WIB.
Dengan ketentuan tersebut, batas waktu di COP 1 jatuh pada pukul 06.30 WIB. Peserta yang tidak mencapai titik pemeriksaan sesuai jadwal harus mengikuti ketentuan yang ditetapkan panitia.
Bagi peserta yang memulai lomba pada gelombang terakhir pukul 05.00 WIB, waktu yang tersedia untuk mencapai COP 1 sekitar 1,5 jam. Artinya, pelari perlu menjaga kecepatan rata-rata sekitar 8 menit 34 detik per kilometer agar dapat menempuh jarak 10,5 kilometer dalam waktu tersebut.
Batas waktu atau cut-off point merupakan salah satu ketentuan penting dalam lomba lari jarak jauh. Aturan ini berkaitan dengan keselamatan peserta dan pengaturan operasional perlombaan, termasuk penggunaan jalur yang sebelumnya ditutup untuk kepentingan lomba.
Peserta yang tidak mampu melewati COP sesuai batas waktu umumnya dinyatakan *did not finish* (DNF). Penanganan selanjutnya mengikuti prosedur yang ditetapkan penyelenggara, termasuk kemungkinan menggunakan bus evakuasi untuk menuju area finis.
Namun, aksi sejumlah pelari yang menerobos pagar pembatas di JRF 2026 justru menjadi sorotan publik. Warganet menyayangkan tindakan tersebut dan menilai peserta semestinya menerima konsekuensi apabila tidak mampu memenuhi batas waktu yang telah ditentukan.
“Kalau enggak mampu lari *half marathon* ya jangan dipaksa ikut. Malu-maluin aja sih pake nerobos segala,” tulis seorang pengguna Threads.
Komentar lain juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti perlombaan. Peserta yang melewati batas waktu dinilai seharusnya menerima keputusan panitia, bukan memaksakan diri melanjutkan lomba dengan menerobos pembatas.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara Jakarta Running Festival 2026 mengenai insiden tersebut, termasuk tindak lanjut terhadap peserta yang diduga menerobos pagar di COP 1.