Beberapa gunung yang paling sulit didaki di Indonesia memiliki jalur ekstrem, medan terjal, cuaca tak menentu, dan sumber air terbatas, sehingga hanya cocok bagi pendaki berpengalaman.
Mendaki gunung bukan sekadar soal keindahan alam, tetapi juga tantangan fisik dan mental. Beberapa gunung di Indonesia dikenal memiliki jalur ekstrem yang hanya bisa ditaklukkan oleh pendaki berpengalaman.
Medan terjal, cuaca tak menentu, dan minimnya sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi para petualang yang ingin menaklukkan puncak-puncak tertinggi di Nusantara.
Baru-baru ini, insiden tragis menimpa seorang mahasiswa di lereng Gunung Merapi. Galih (24), seorang pendaki asal Sleman, terjatuh ke jurang sedalam 80 meter di lereng Gunung Merapi akibat hujan yang membuat jalur menjadi licin.
Daftar Gunung yang Paling Sulit Didaki di Indonesia
Indonesia memiliki banyak gunung dengan jalur pendakian ekstrem yang hanya cocok bagi pendaki berpengalaman.
Cuaca tak menentu, medan terjal, dan tantangan alam lainnya menjadikan beberapa gunung di Nusantara sebagai yang paling sulit ditaklukkan.
Berikut ini adalah daftar gunung yang paling sulit didaki di Indonesia:
1. Puncak Jaya Wijaya, Papua
Sebagai gunung yang paling sulit didaki di Indonesia, Puncak Jaya Wijaya atau Carstensz Pyramid memiliki ketinggian 4.884 mdpl dan ditutupi salju abadi.
Jalur pendakiannya sangat ekstrem dengan perubahan cuaca drastis yang bisa membahayakan nyawa pendaki.
2. Gunung Kerinci, Sumatera Barat
Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.805 mdpl.
Gunung Kerinci menjadi salah satu gunung yang paling sulit didaki di Indonesia, karena pendakinya harus menghadapi jalur curam, berpasir, serta angin kencang dan hujan tiba-tiba yang sering terjadi di kawasan ini.
3. Gunung Arjuno, Jawa Timur
Gunung Arjuno (3.339 mdpl) adalah salah satu gunung yang paling sulit didaki di Indonesia karena memiliki jalur yang sangat ekstrem, terutama via Lawang yang melewati Alas Lali Jiwo, hutan yang terkenal dengan kisah mistis.
Banyak pendaki yang mengalami disorientasi atau tersesat saat melintasi kawasan ini.
4. Gunung Raung, Banyuwangi
Gunung Raung (3.332 mdpl) adalah salah satu gunung yang paling sulit didaki di Indonesia karena memiliki jalur pendakian yang terkenal sangat ekstrem.
Untuk mencapai puncak sejati Gunung Raung, pendakinya membutuhkan teknik pendakian tingkat tinggi sebab di jalurnya ada medan yang hanya terdiri dari sebuah jembatan sempit dengan jurang di kanan dan kirinya.
5. Gunung Beriun, Kutai Timur
Gunung Beriun (1.262 mdpl) bukan gunung wisata dan hanya dapat diakses oleh pendaki berpengalaman.
Jalur pendakian tersembunyi dengan medan ekstrem menjadikannya salah satu gunung yang paling sulit didaki di Indonesia.
6. Gunung Leuser, Aceh
Gunung Leuser (3.466 mdpl) merupakan salah satu gunung yang paling sulit didaki di Indonesia karena memiliki jalur pendakian yang bisa memakan waktu hingga 16 hari.
Hutan tropis lebat serta keberadaan satwa liar seperti harimau Sumatera menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki.
7. Gunung Lumut, Kalimantan Timur
Meskipun hanya setinggi 1.210 mdpl, Gunung Lumut adalah salah satu yang paling sulit didaki di Indonesia karena memiliki medan curam dan jalur setapak sempit yang licin karena dipenuhi lumut. Tebing curam di sekitarnya menambah kesulitan pendakian.
Itulah 7 gunung yang paling sulit didaki di Indonesia, yang menuntut persiapan matang serta keberanian tinggi. Bagi pendaki yang ingin menaklukkan gunung-gunung ini, pastikan untuk memiliki pengalaman dan perlengkapan yang memadai demi keselamatan.
