JAKARTA- PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 di Stasiun Gambir akan terjadi pada 28 dan 29 Maret, dengan tingkat okupansi mencapai 97 persen.
“Sementara di Stasiun Pasar Senen mencatatkan lonjakan tertinggi pada 30 Maret 2025 dengan tingkat okupansi melebihi kapasitas normal (102 persen),” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (22/2).
Ia menjelaskan, tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir yang telah terjual mencapai 100.281 dari total 287.318 tiket yang disediakan. Sementara itu, tiket keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen sudah terjual sebanyak 247.114 dari total 414.287 tiket yang tersedia.
“Sedangkan sisanya, 5.061 tiket yang terjual dari beberapa stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 1.292 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang beroperasi mulai 21 Maret hingga 8 April 2025.
Total kapasitas tempat duduk yang tersedia selama periode tersebut mencapai 701.605 kursi, dengan rata-rata harian 36.927 kursi dan total 68 keberangkatan kereta api per hari.
Ixfan juga mengingatkan calon penumpang untuk memanfaatkan fitur “Connecting Train” dalam aplikasi Access KAI, terutama jika tiket untuk tanggal-tanggal favorit sudah habis.
“Fitur Connecting Train memungkinkan pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan menghubungkan beberapa rute kereta api yang bersifat persambungan. Dengan begitu, pelanggan tetap dapat berangkat pada tanggal favorit dan bisa mencapai tujuan meskipun tiket perjalanan,” ujarnya.
