JABAR – Kecelakaan dramatis terjadi di Tanjakan Baeud, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (2/3/2025) siang. Truk yang mengangkut muatan udang terguling di jalan raya, menyebarkan udang ke sepanjang jalur tersebut.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, melibatkan sebuah truk Hino dengan nomor polisi BE 8241 AAU yang dikemudikan oleh Adi Prasetiawan (32), warga Lampung Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara, namun diduga mengalami kesulitan saat melintasi jalan menanjak. Truk yang seharusnya melaju dengan lancar mundur dan akhirnya terguling ke kiri jalan.
Udang Berhamburan, Warga Bergotong Royong Membantu Evakuasi
Akibat kecelakaan ini, muatan udang yang diangkut oleh truk tersebut berhamburan ke jalan raya, menyebabkan kehebohan di kalangan warga sekitar. Mereka segera berlarian untuk membantu proses evakuasi. Beberapa warga terlihat sibuk memasukkan udang yang masih dapat diselamatkan kembali ke dalam boks, sementara yang lainnya membantu petugas kepolisian mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah.
Tanjakan Baeud yang dikenal dengan kontur jalan yang curam, membuat proses evakuasi cukup menantang. Meskipun cuaca cerah dan arus lalu lintas dalam keadaan lancar, kondisi jalan yang cukup ekstrem menjadi faktor utama kecelakaan ini.
Pengemudi Selamat
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, pengemudi truk, Adi Prasetiawan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Namun, kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
Hingga sore hari, petugas kepolisian masih terus berusaha untuk mengevakuasi truk yang terguling dan membersihkan jalan dari sisa-sisa muatan udang yang berserakan.
Petugas kepolisian menghimbau agar pengemudi kendaraan besar, terutama yang melintas di jalur ekstrem seperti Tanjakan Baeud, lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan prima untuk menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.
Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan memperhatikan kondisi jalan yang menantang, terutama saat melintasi jalur dengan kontur yang curam dan berbahaya seperti Tanjakan Baeud.