JAKARTA – Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, meyiapkan sekitar 800 kotak takjil setiap hari bagi jemaah untuk berbuka puasa sepanjang Ramadan 1447 Hijriah.
“Tiap harinya selama 30 hari adalah Iftar Jama’i atau berbuka puasa bersama para shoimin. Kita siapkan sekitar 700 sampai 800 kotak setiap harinya,” kata Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, di Jakarta, Rabu (18/2/2026), dilansir dari Antara.
Tatang menambahkan, persiapan Ramadan di masjid ini tidak hanya berupa takjil, tetapi juga layanan pengobatan dan konsultasi gratis, santunan yatim-piatu, bazar takjil, serta kajian tematik dan kontemporer. “Setiap waktu salat, kami menyiapkan kajian-kajian, baik tematik atau kajian secara kontemporer yang biasa isu-isu kekinian,” ujarnya.
Pada malam pertama Ramadan, jamaah memenuhi Masjid Agung Al-Azhar untuk salat Tarawih. Penceramah adalah Ketua Umum YPI Al-Azhar dengan tema “Menyapa Jamaah”, sementara imam dipimpin Ketua YPI Al-Azhar bidang Dakwah & Sosial, KH Zahrudin Sulthan.
Kementerian Agama sebelumnya menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, melalui Sidang Isbat yang digelar Selasa (17/2). Sidang tersebut mempertimbangkan hasil hisab astronomis dan rukyatul hilal, serta diikuti perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, Komisi VIII DPR, dan perwakilan negara sahabat.