JAKARTA – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) mengonfirmasi penyebab kecelakaan bus yang membawa rombongan jemaah umrah asal Indonesia di Wadi Qudeid, Arab Saudi. Insiden terjadi setelah bus menabrak sebuah kendaraan jeep yang mendadak menyalip.
“Bahwasanya bus yang ditumpangi jemaah umroh Indonesia menabrak jeep yang tiba-tiba menyalip,” ujar Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Yusron Ambari, dalam konferensi pers daring pada Jumat (21/3/2023).
Peristiwa tersebut berlangsung pada Kamis (20/3) pukul 13.30 waktu setempat atau 17.30 WIB. Akibat tabrakan, kedua kendaraan, yakni bus dan jeep terbakar di lokasi kejadian.
“Lalu bis menabrak jeep itu terguling dan terbakar. Dua kendaraan habis terbakar di pinggir jalan, jadi tidak menutupi jalan, tapi bergeser ke pasir pinggir jalan tol,” lanjutnya.
Dalam pertnyataannya, Yusron menambahkan bahwa penanganan kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas Arab Saudi. Informasi resmi terkait penyebab dan dokumen kecelakaan masih belum tersedia.
“Saat ini masih didalami Otoritas Kerjaan Arab Saudi, sehingga sampai sekarang belum bisa ditentukan kadar kesalahan maupun dokumen mengenai kecelakaan tersebut belum bisa diterbitkan,” ujarnya.
Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya melaporkan, total terdapat 20 warga negara Indonesia (WNI) dalam rombongan tersebut.
Dari jumlah itu, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 14 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.
“Total WNI jemaah umrah menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang. Enam di antaranya meninggal dunia dan sisanya luka-luka. Korban luka telah mendapatkan perawatan di RS Arab Saudi,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Jumat (21/3).