Gelaran Jakarta Lebaran Fair (JLF) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran selama 19 hari resmi ditutup pada Minggu malam, 6 April 2025.
Event tahunan yang menjadi destinasi favorit masyarakat saat libur Lebaran ini kembali mencetak kesuksesan, dengan total transaksi mencapai Rp300 miliar.
Penutupan JLF 2025 dimeriahkan dengan pesta kembang api spektakuler, yang juga menjadi sajian unggulan selama perhelatan. Tercatat, kembang api ditampilkan sebanyak tiga kali: saat pembukaan, malam pertama Idulfitri, dan penutupan.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan musisi ternama seperti Narra dan Wijaya 80, serta pernyataan penutupan dari Marketing Director JIEXPO, Ralph Scheunemann, yang mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat.
Ralph Scheunemann menyampaikan bahwa meskipun cuaca tak selalu mendukung, JLF tahun ini berhasil mencatatkan transaksi di atas target, yakni Rp300 miliar dari target semula Rp250–300 miliar. Untuk jumlah pengunjung, dari target 400–500 ribu orang, realisasi mencapai 80 persen.
“Untuk target 400–500 ribu pengunjung, tercapainya 80%. Sudah mencapai Rp300 miliar dari target Rp250–300 miliar.”
Jakarta Lebaran Fair terbukti menjadi alternatif rekreasi keluarga yang menarik selama momen libur Idulfitri. Tak hanya dari Jakarta, pengunjung juga datang dari berbagai daerah seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor, untuk menikmati pameran belanja, kuliner, serta hiburan malam khas JLF.
Dengan capaian positif ini, Jakarta Lebaran Fair dipastikan menjadi salah satu event Lebaran yang dinanti masyarakat di tahun-tahun mendatang.