Istana Merdeka akan menjadi saksi sebuah pertemuan langka dan bersejarah malam ini, Selasa (3/3/2026). Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengundang para pendahulunya—mulai dari mantan Presiden, mantan Wakil Presiden, hingga para mantan Menteri Luar Negeri—untuk duduk bersama dalam sebuah forum diskusi tingkat tinggi.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa undangan ini telah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo sejak semalam. Tidak hanya para pemimpin eksekutif terdahulu, para Ketua Umum Partai Politik juga dijadwalkan hadir untuk memperkuat barisan diskusi nasional.
“Malam ini, sejak tadi malam Bapak Presiden sudah langsung seluruh Presiden terdahulu, seluruh Wakil Presiden terdahulu, kemudian para Menteri Luar Negeri terdahulu, termasuk juga para Ketua Umum Partai Politik,” ujar Seskab Teddy.
Menyatukan Pikiran demi Ibu Pertiwi
Agenda utama pertemuan ini adalah silaturahmi sekaligus wadah bagi Presiden Prabowo untuk menyerap pandangan dari para tokoh yang pernah menakhodai Indonesia di berbagai era.
“Untuk berdiskusi, bersilaturahmi dan saling bertukar pandangan. Bapak Presiden ingin mendengar pandangan dari tokoh-tokoh tersebut, kira-kira itu,” tambah Seskab Teddy.
Hingga pukul 19.33 WIB terlihat mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden ke-7 Joko widodo, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, mantan Wakil Presiden Buediono serta beberapa menteri kabinet Merah Putih sudah hadir di istana.
Diplomasi di Tengah Gejolak Dunia
Kehadiran para mantan Menteri Luar Negeri menjadi sinyal kuat bahwa pertemuan ini juga akan menyinggung situasi geopolitik dunia yang kian memanas pasca-serangan di Timur Tengah. Prabowo tampaknya ingin memastikan kebijakan luar negeri dan mitigasi domestik Indonesia mendapatkan masukan dari para diplomat senior dan negarawan berpengalaman.
Forum ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah simbol konsolidasi nasional, di mana “Gajah-Gajah” politik dan pemerintahan Indonesia bersatu untuk memberikan pertimbangan terbaik bagi masa depan bangsa di tengah ketidakpastian global.