JAKARTA – Manchester United (MU) kembali dirundung kekecewaan setelah harus menyerah dua gol tanpa balas dari West Ham United.
Laga lanjutan pekan ke-36 Liga Inggris 2024/2025 yang digelar di Old Trafford, Minggu (11/5/2025).
Hasil ini memperpanjang derita Setan Merah yang belum meraih satu pun kemenangan dalam tujuh laga terakhir di liga domestik.
Sementara West Ham justru memetik kemenangan krusial yang memutus rentetan delapan laga tanpa hasil maksimal.
Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Tomas Soucek di menit ke-26 dan Jarrod Bowen pada menit ke-57.
Kekalahan ini membuat posisi MU tetap tertahan di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 39 poin dari 36 pertandingan.
Sementara West Ham naik satu strip ke posisi ke-15 dengan 40 poin, unggul tipis dari MU.
MU yang ditukangi Ruben Amorim mencoba tampil dominan sejak awal, namun penyelesaian akhir menjadi kendala besar.
Tendangan keras Bruno Fernandes dan upaya Amad Diallo belum mampu menjebol gawang yang dikawal Alphonse Areola.
Soucek dan Bowen, Petak MU di Old Trafford
Meski bermain di hadapan publik sendiri dan menguasai jalannya pertandingan, MU justru dikejutkan oleh serangan balik West Ham yang efektif.
Pada menit ke-26, Tomas Soucek sukses memecah kebuntuan usai menerima umpan matang dari Mohammed Kudus dan menjebol gawang Andre Onana tanpa kesalahan.
Tertinggal satu gol, MU mencoba bangkit dengan menekan pertahanan lawan. Namun, hingga turun minum skor 0-1 tak berubah.
Di babak kedua, MU mendapat peluang melalui Mason Mount, namun lagi-lagi Areola tampil sigap di bawah mistar.
West Ham kembali membuat Old Trafford terdiam saat umpan Aaron Wan-Bissaka justru salah diantisipasi dan berujung gol kedua dari Jarrod Bowen pada menit ke-57.
Skor 0-2 mempertegas dominasi efisien tim tamu, meski secara statistik MU unggul dalam penguasaan bola.
Krisis Kemenangan Berlanjut
Tertinggal dua gol, Amorim langsung melakukan sejumlah perubahan taktik dan pemain untuk menghidupkan peluang timnya.
Namun, pertahanan solid The Hammers dan ketenangan Areola di bawah mistar membuat setiap upaya MU mentah tanpa hasil.
Dengan hanya dua laga tersisa di musim ini, Manchester United menghadapi tekanan besar untuk menghindari zona degradasi dan memperbaiki posisi mereka yang saat ini masih rawan.
Tekanan dari publik dan media diprediksi akan semakin meningkat terhadap Amorim yang belum mampu membawa kestabilan sejak menggantikan Erik ten Hag.***