JAKARTA – Genangan banjir yang belum sepenuhnya surut kembali memicu kepadatan lalu lintas di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (13/1/2026).
Arus kendaraan mulai tersendat sejak sekitar pukul 10.30 WIB akibat pengendara memperlambat laju saat melintasi genangan air yang masih cukup tinggi.
Kendaraan roda empat masih dapat keluar masuk area pelabuhan dengan kehati-hatian, sementara pengendara sepeda motor diarahkan untuk mencari jalur alternatif demi menghindari risiko mogok.
Petugas dari Polsek Kawasan Muara Baru disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di dalam area pelabuhan guna mencegah kemacetan yang lebih parah.
Aktivitas pekerja dan operasional di Pelabuhan Perikanan Muara Baru turut terdampak karena genangan air menghambat mobilitas dan distribusi hasil perikanan.
Banjir akibat hujan di kawasan pelabuhan tersebut memiliki ketinggian bervariasi, dengan genangan mencapai sekitar 70 sentimeter di beberapa titik dan sekitar 40 sentimeter di lokasi lainnya.
Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Kurniawan menjelaskan bahwa selain curah hujan tinggi, banjir juga dipengaruhi oleh fenomena rob akibat pasang air laut.
“Air pasang sempat naik, tetapi tidak signifikan. Lebih dominan akibat hujan deras,” ucapnya.
Genangan air paling dirasakan dampaknya oleh pengendara sepeda motor yang kesulitan melintas, sementara kendaraan besar masih mampu menembus sejumlah titik banjir.
Upaya pengendalian terus dilakukan dengan mengoperasikan pompa air serta pintu air di bagian timur pelabuhan yang dilaporkan masih berfungsi optimal.***