JAKARTA – Letjen TNI Novi Helmy Prasetya resmi kembali berdinas aktif di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Keputusan ini mencerminkan komitmen dan dedikasi tinggi sang jenderal untuk tetap mengabdi sebagai prajurit TNI, sekaligus menjalankan amanat undang-undang.
Penugasan Letjen Novi Helmy di Perum Bulog sebelumnya merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap kebijakan pemerintah, berdasarkan permintaan resmi dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan persetujuan Panglima TNI.
Namun, sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 yang mengubah UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, prajurit yang ditugaskan di luar 14 instansi yang diatur undang-undang wajib mengundurkan diri atau pensiun dini dari dinas aktif. Dalam hal ini, Letjen Novi Helmy memilih untuk melanjutkan pengabdiannya di TNI.
Panglima TNI kemudian mengajukan surat kepada Menteri BUMN pada 5 Juni 2025, memohon persetujuan penarikan Letjen Novi Helmy dari penugasan di Perum Bulog. Permohonan ini disetujui melalui Surat Kementerian BUMN Nomor SR-75/DSI.MBU/07/2025 tertanggal 30 Juni 2025, yang secara resmi mengakhiri penugasan Letjen Novi Helmy dan mengembalikannya ke institusi TNI.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, dalam keterangannya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (3/7/2025), menjelaskan alasan di balik keputusan ini.
“Letjen Novi Helmy telah memilih untuk tetap berdinas menjadi prajurit TNI, atas dasar pertimbangan itu, dikaitkan juga dengan kebutuhan organisasi dan pembinaan personel sehingga TNI menerima kembali Letjen TNI Novi Helmy Prasetya yang memutuskan tetap melanjutkan pengabdiannya di lingkungan TNI. Hal ini merupakan wujud ketaatan terhadap aturan perundang-undangan dan dedikasi terhadap institusi,” ujarnya.
Kontribusi Signifikan di Perum Bulog
Selama menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog, Letjen Novi Helmy berhasil mencatatkan sejumlah capaian penting yang memperkuat peran Bulog sebagai pilar ketahanan pangan nasional. Pihak Bulog pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas tersebut.
Komitmen TNI pada Profesionalisme
Kembalinya Letjen Novi Helmy ke TNI mencerminkan komitmen institusi terhadap profesionalisme dan kepatuhan pada regulasi. TNI juga menegaskan dukungannya terhadap program strategis nasional melalui pemanfaatan sumber daya manusia yang kompeten, baik dalam struktur militer maupun saat mendukung kementerian/lembaga sesuai ketentuan undang-undang.
Keputusan ini tidak hanya menunjukkan integritas Letjen Novi Helmy sebagai prajurit, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang baik demi kepentingan bangsa.