JAKARTA – Persaingan menuju peringkat satu dunia ATP kembali memanas saat Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner membuka langkah mereka di ajang Rolex Monte Carlo Masters 2026 yang berlangsung di Monte Carlo Country Club, Selasa (7/4/2026).
Duel tidak langsung antara dua bintang muda tenis dunia ini menjadi sorotan utama karena berpotensi menentukan siapa yang akan menguasai puncak ATP Rankings pekan depan.
Keduanya dijadwalkan tampil berurutan pada hari pembuka, sekaligus menandai dimulainya pertarungan panjang menuju partai final yang bisa menjadi panggung penentu supremasi tenis dunia.
Secara matematis, peluang pertemuan Alcaraz dan Sinner di final terbuka lebar jika keduanya mampu menjaga konsistensi hingga laga puncak akhir pekan nanti.
Dominasi keduanya dalam beberapa bulan terakhir juga tidak terbantahkan setelah sama-sama mengoleksi total 19 gelar turnamen saat tampil bersamaan di berbagai ajang.
Sebagai juara bertahan, Alcaraz langsung tampil di babak 32 besar dan dijadwalkan menghadapi Sebastian Baez dengan target memperpanjang rekor sempurna 3-0 dalam pertemuan mereka.
Baez sendiri melangkah ke fase tersebut usai menyingkirkan Stan Wawrinka, yang menandai penampilan terakhirnya di Monte Carlo dalam karier panjangnya.
Performa Alcaraz di lapangan tanah liat menjadi modal besar setelah mencatatkan 22 kemenangan dari 23 pertandingan, termasuk keberhasilan meraih gelar di Roma dan Roland Garros.
Meski sempat gagal di turnamen lapangan keras seperti Indian Wells dan Miami, kepercayaan diri petenis asal Spanyol itu tetap tinggi menghadapi musim tanah liat yang menjadi favoritnya.
“Ini mungkin salah satu periode terbaik dalam musim bagi saya. Saya selalu merindukan lapangan tanah liat setiap kali musimnya berakhir,” kata Alcaraz dalam konferensi pers pra-turnamen.
Di sisi lain, Sinner datang dengan ambisi besar untuk mencetak sejarah baru dengan meraih empat gelar Masters 1000 secara beruntun setelah sebelumnya berjaya di Paris, Indian Wells, dan Miami.
Konsistensi luar biasa juga ditunjukkan petenis Italia tersebut dengan torehan 34 set kemenangan beruntun di level Masters 1000.
Untuk menjaga peluang kembali ke posisi nomor satu dunia, Sinner setidaknya harus melaju hingga babak semifinal di Monte Carlo.
Petenis berusia 24 tahun itu akan mengawali perjuangannya dari babak 32 besar dengan menghadapi wakil tuan rumah Ugo Humbert yang memiliki rekor pertemuan seimbang 1-1 dengannya.
“Saya menantikannya, saya ingin melihat bagaimana semuanya berjalan di lapangan tanah liat, lalu nanti kita lihat hasilnya,” ujarnya.***