JAKARTA – Alex Marquez, pembalap Gresini Racing, mengakui bahwa hanya dirinya yang mampu mengikuti kecepatan kakaknya, Marc Marquez pada MotoGP 2025. Meskipun Alex sempat tampil impresif pada seri pembuka, bahkan hampir memimpin balapan selama 15 putaran pada MotoGP Thailand, akhirnya Marc berhasil menyalip pada tiga lap terakhir dan meraih kemenangan dengan jarak 1,7 detik.
Alex mengungkapkan bahwa Marc hampir tidak bisa dikalahkan. “Saya selalu berpikir Marc bisa menang, selalu, lihat saja rekam jejaknya,” ungkap Alex. Ia juga menambahkan, “Ketika Marc memiliki semuanya, seperti yang terlihat sekarang setelah banyak cobaan, dia hampir tak terkalahkan.” Namun, ia juga menegaskan bahwa Marc masih memiliki sedikit kelemahan yang bisa dimanfaatkan pembalap lain.
Pada balapan perdana musim ini, Marc tampil dominan dengan mengendalikan motor Desmosedici, didukung penuh oleh tim pabrikan Ducati. General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, memberikan pujian kepada Marc, yang dianggap sudah sepenuhnya menguasai motornya. “Saya pikir Marc sudah memegang motor di tangannya dan sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Dall’Igna setelah balapan di Thailand, dikutip dari Corsedimoto.
Pengakuan ini semakin memperkuat prediksi bahwa Marc Marquez berpotensi meraih gelar juara dunia kedelapan. Pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini, bahkan sudah memprediksi bahwa hasil MotoGP 2025 sudah dapat diprediksi. “Saya melihat ada banyak ketertarikan untuk melihat Marquez menang lagi, jadi saya pikir hasilnya sudah tertulis,” ujar Marini pada November 2024, merujuk pada dominasi Marquez di musim ini.