Secara global, proporsi anak yang lahir di luar pernikahan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa dekade terakhir di banyak negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Fenomena ini mencerminkan pergeseran besar dalam struktur dan nilai keluarga modern, meskipun intensitasnya berbeda-beda di setiap kawasan.
Berdasarkan OECD Family Database terbaru, negara-negara di Amerika Latin mendominasi daftar teratas dengan proporsi kelahiran di luar pernikahan tertinggi.
Tingginya angka tersebut tak lepas dari penerimaan sosial yang luas terhadap kohabitasi atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, pengakuan hukum terhadap pasangan tidak menikah, serta faktor historis seperti ketimpangan sosial dan terbatasnya akses terhadap institusi hukum formal.
Sebaliknya, negara-negara di Asia Timur dan beberapa kawasan Eropa mencatat proporsi yang jauh lebih rendah. Di wilayah ini, norma budaya, nilai keagamaan, sistem hukum, serta peran keluarga besar masih menempatkan pernikahan sebagai prasyarat utama untuk memiliki anak.
Dilansir dari CNBC, Kolombia mencatat sekitar 87% anak lahir di luar pernikahan, disusul Cile (78,1%), Kosta Rika (74%), dan Meksiko (73,7%)—angka yang jauh melampaui rata-rata OECD. Data ini menunjukkan bagaimana norma sosial dan struktur hukum turut membentuk pola keluarga yang berbeda di tiap negara.
Tren ini juga menandai perubahan sosial yang lebih luas, di mana hidup bersama tanpa menikah semakin diterima baik secara budaya maupun hukum. Akibatnya, tekanan sosial untuk menikah sebelum memiliki anak pun kian berkurang. Di sejumlah negara, warisan ketimpangan sosial dan sejarah kolonial turut memperkuat pola keluarga nontradisional yang kini menjadi arus utama.
Sementara itu, negara-negara Anglo-Saxon dan Eropa Barat berada di posisi menengah. Amerika Serikat, misalnya, mencatat sekitar 40% kelahiran terjadi di luar pernikahan, sebanding dengan Austria dan Italia.
Bahkan, beberapa negara Eropa Barat lainnya mencatat proporsi di atas 50%, mencerminkan keseimbangan antara norma tradisional dan pola keluarga modern.
Daftar Negara dengan Proporsi Anak Lahir di Luar Pernikahan Tertinggi (OECD)
-
Kolombia – 87,0%
-
Cile – 78,1%
-
Kosta Rika – 74,0%
-
Meksiko – 73,7%
-
Islandia – 69,4%
-
Norwegia – 61,2%
-
Bulgaria – 59,7%
-
Portugal – 59,5%
-
Prancis – 58,5%
-
Swedia – 57,5%
-
Slovenia – 56,5%
-
Denmark – 54,7%
-
Estonia – 53,8%