F1 musim 2026 menjanjikan revolusi, namun bagi Charles Leclerc, revolusi ini datang dengan harga yang mahal. Bintang Ferrari tersebut memberikan peringatan keras setelah tes pra-musim di Bahrain: era baru Formula 1 mungkin akan membuat aksi overtaking menjadi pemandangan langka yang menguras tenaga—baik bagi pembalap maupun mesinnya.
Harga Mahal untuk Sebuah Manuver
Leclerc mengungkapkan bahwa sistem power unit baru yang membagi tenaga 50:50 antara mesin pembakaran (ICE) dan motor listrik telah mengubah drastis dinamika di lintasan.
“Melakukan manuver salip sekarang sangat sulit,” keluh Leclerc. “Ada ‘harga’ energi yang harus dibayar setiap kali Anda mencoba melewati lawan. Jauh lebih mahal dibanding tahun lalu.”
Masalah utamanya bukan sekadar melewati mobil di depan, melainkan apa yang terjadi setelahnya. Menurut Leclerc, begitu seorang pembalap menggunakan cadangan energi listriknya untuk menyalip, mereka akan kehabisan “napas” untuk menjauh, membuat mereka rentan diserang balik seketika.
Balapan “Angkat Kaki”: Antara Teknis dan Bosan
Regulasi 2026 memaksa pembalap untuk lebih sering melakukan lift-and-coast (mengangkat pedal gas lebih awal) demi memanen energi listrik. Bahkan di sesi kualifikasi yang biasanya gas pol, pembalap kini harus bermain manajemen energi.
Leclerc mengakui sensasi berkendaranya tidak se-agresif dulu. “Ini bukan pengalaman mengemudi paling menyenangkan yang pernah saya rasakan. Tapi, saya mencoba mencari kesenangan dari sisi teknis dalam mengembangkan sistem baru yang kompleks ini,” tambahnya.
Kekhawatiran Leclerc diperkuat oleh Esteban Ocon (Haas). Pembalap asal Prancis ini mencatat bahwa mengikuti mobil lain di era 2026 terasa lebih sulit karena hilangnya downforce bagian depan yang lebih parah dibandingkan generasi mobil sebelumnya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
-
Tes Terakhir: Tim akan kembali ke lintasan Bahrain pada 18-20 Februari untuk mencari solusi instan.
-
Langkah Politik: Bos McLaren, Andrea Stella, kabarnya telah membawa isu ini ke Komisi F1 untuk mendiskusikan perubahan aturan deployment energi sebelum seri pembuka di Australia (6-8 Maret).
Jika regulasi ini tidak segera disempurnakan, F1 2026 berisiko berubah dari ajang adu cepat menjadi ajang adu hemat baterai.