Mark Zuckerberg, sang nakhoda Meta, dikabarkan tengah bersiap meninggalkan California demi kehidupan baru di Florida. Destinasi pilihannya pun bukan sembarangan: Indian Creek Island, sebuah kawasan ultra-eksklusif yang dijuluki “Bunker para Miliarder” atau “Pulau Sultan.”
Keputusan Bisnis di Balik Kepindahan
Langkah Zuckerberg ini disebut-sebut sebagai respons pragmatis terhadap kebijakan pajak California. Pemerintah California berencana menerapkan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi penduduk dengan aset di atas US$ 1 miliar.
Bagi orang dengan kekayaan bersih sebesar Zuckerberg, angka 5% bukanlah jumlah kecil. Sebaliknya, Florida menawarkan daya tarik yang sulit ditolak bagi kaum jetset: nol pajak penghasilan negara bagian.
“Bagi miliarder, pindah ke Florida adalah keputusan bisnis yang logis. Saat Anda menghadapi potensi potongan 5% dari total kekayaan bersih, Indian Creek adalah sinyal bahwa Anda serius soal privasi dan kontrol aset,” ungkap Troy Ippolito, CEO Troy Dean Home.
Istana Mediterania Senilai Rp3,37 Triliun
Kabar kepindahan ini dikonfirmasi oleh calon tetangga barunya, miliarder dealer mobil Norman Braman, yang menyebut Zuckerberg akan resmi menetap pada April mendatang. Zuckerberg dilaporkan telah menggelontorkan US$ 200 juta (sekitar Rp3,37 triliun) untuk sebuah mahakarya arsitektur di tepi laut.
Spesifikasi Hunian Baru Zuckerberg:
-
Luas Lahan: 8.000 meter persegi dengan dermaga pribadi.
-
Arsitektur: Gaya Mediterania kontemporer hasil rancangan CMA Design Studio.
-
Interior: Dominasi cat putih hangat, dinding marmer mewah, dan desain minimalis modern yang elegan.
-
Fasilitas Sultan: Bioskop pribadi, gym super lengkap, kolam renang raksasa, hingga ruang makan yang mampu menampung puluhan tamu.
Sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia, keamanan adalah prioritas utama. Indian Creek Island dikenal memiliki sistem pengamanan yang sangat ketat, termasuk patroli bersenjata 24 jam di darat dan air. Di sana, Zuckerberg akan bertetangga dengan nama-nama besar seperti Jeff Bezos, Tom Brady, hingga Ivanka Trump.
Langkah “Zuck-Exit” dari California ini menandai tren besar di mana para raksasa teknologi mulai mencari perlindungan finansial dan privasi yang lebih baik di pantai timur Amerika Serikat.