RIYADH, ARAB SAUDI – Ketegangan di kawasan Timur Tengah mencapai titik kritis. Amerika Serikat secara resmi memerintahkan penarikan paksa (mandatory departure) seluruh diplomatnya yang bertugas di Arab Saudi. Perintah evakuasi level tertinggi ini dikonfirmasi oleh The New York Times pada Sabtu (29/2/2024) dan menandakan kekhawatiran serius Washington akan meluasnya konflik bersenjata.
Langkah drastis tersebut diambil hanya sehari setelah serangan gabungan AS-Israel menghantam sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Serangan yang dilaporkan menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil di Teheran itu memicu serangan balasan dari Iran terhadap pangkalan militer AS dan wilayah Israel.
“Ini untuk pertama kalinya sejak serangan dilancarkan, Departemen Luar Negeri AS menerapkan status ‘wajib meninggalkan’ negara,” tulis laporan The New York Times mengutip sumber internal departemen.
Status *mandatory departure* bukan sekadar imbauan, melainkan perintah evakuasi wajib yang dikeluarkan ketika ancaman keamanan dianggap sangat tinggi dan membahayakan nyawa staf pemerintahan.
Menurut sumber yang sama, perintah ini tidak hanya berlaku bagi staf kedutaan di ibu kota Riyadh. Seluruh personel di konsulat AS di Jeddah dan Dhahran—duat kota dengan fasilitas diplomatik vital—juga diperintahkan untuk segera meninggalkan wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Langkah evakuasi ini menjadi ironi di tengah kritik internal yang sebelumnya dilayangkan para diplomat AS. Sebelum serangan 28 Februari, kalangan diplomat menilai pemerintahan Presiden Trump lamban dalam menyiapkan rencana kontinjensi untuk menyelamatkan warga Amerika yang berada di zona konflik Timur Tengah.
Penundaan persiapan evakuasi itu terjadi di tengah gelombang pengiriman pasukan AS ke wilayah tersebut, yang berbarengan dengan ancaman perang terbuka dari Gedung Putih terhadap Teheran.
Situasi kini berada di ujung tanduk. Dengan ditariknya para diplomat, dunia mengamati apakah langkah ini adalah antisipasi biasa atau justru menjadi pendahulu dari eskalasi militer yang lebih besar di kawasan.